OJK perkuat program desa berdaya Gubernur NTB

calendar_today 30.07.2026 - person  - timer ~

"Langkah nyata ini diwujudkan lewat pendampingan program desa berdaya yang menyasar empat desa prioritas di NTB yaitu Desa Lendang Nangka Utara, Mangkung, Buwun Mas, dan Mekar Sari,"

Lombok Timur (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan pendampingan bagi pemerintah desa dalam program desa berdaya yang dicanangkan Gubernur NTB untuk mewujudkan desa yang mandiri dan menurunkan angka kemiskinan.

Kepala OJK Provinsi NTB Rudi Sulistyo di Lombok Timur, Kamis menegaskan komitmennya dalam mendukung akselerasi kesejahteraan masyarakat desa melalui sinergi dengan OJK pusat dan para mitra strategis.

"Langkah nyata ini diwujudkan lewat pendampingan program desa berdaya yang menyasar empat desa prioritas di NTB yaitu Desa Lendang Nangka Utara, Mangkung, Buwun Mas, dan Mekar Sari," katanya saat acara penyerahan dukungan program desa berdaya di Desa Lendang Nangka Utara Lombok Timur.

Ia mengatakan keterlibatan OJK dalam program ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas utama lembaga, khususnya dalam perlindungan konsumen, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan.

"Kami bersinergi dengan rekan-rekan dari OJK Pusat dengan harapan dapat memberikan dukungan maksimal pada program desa berdaya di empat desa fokus kami," katanya.

Sementara itu Sekretaris Daerah NTB Abul Chair menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, mitra kerja, dan pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan literasi keuangan.

"Tujuan utama dari setiap program pembangunan daerah adalah kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten meletakkan fondasi nya, para mitra membagikan ilmunya, dan kepala desa bersama masyarakat yang melaksanakannya. 

"Kombinasi inilah yang menjadi bangunan kokoh bagi kemajuan daerah," ujarnya.

Terkait bantuan yang disalurkan oleh para mitra pendamping, Sekda mengapresiasi pendekatan yang tidak hanya berfokus pada bantuan materiil, melainkan juga pembekalan ilmu dan edukasi. 

"Hal itu terkait indeks indeks literasi keuangan agar masyarakat makin bijak mengelola modal usaha," katanya.

Sekda Provinsi NTB mengimbau agar masyarakat memanfaatkan kesempatan pendampingan ini dengan sebaik-baiknya serta mewaspadai berbagai bentuk kejahatan keuangan. 

"Mari manfaatkan kesempatan ini. Jangan mudah tergiur investasi bodong atau pinjaman online ilegal yang justru akan menyulitkan ekonomi keluarga," katanya .

Program desa berdaya diarahkan untuk membangun desa-desa mandiri melalui pengembangan potensi unggulan atau desa tematik yang mampu menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di NTB.
 

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026