OJK mencatat pertumbuhan kredit di Priangan Timur mencapai 3,26 persen - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 26.08.2026 - person  - timer ~

Tasikmalaya (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyebutkan pertumbuhan kredit di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, mencapai 3,26 persen (yoy) menjadi Rp58,19 triliun yang didominasi kredit konsumsi sebesar Rp30,87 triliun pada perkembangan posisi Juni 2026.

"Dari sisi penyaluran kredit berdasarkan jenis penggunaannya, struktur kredit di Priangan Timur masih didominasi oleh kredit konsumsi sebesar Rp30,87 triliun atau 53,06 persen," kata Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu.

Ia menuturkan setelah didominasi kredit konsumsi, selanjutnya diikuti oleh kredit investasi sebesar Rp19,12 triliun atau 32,85 persen, dan kredit modal kerja sebesar Rp8,20 triliun atau 14,09 persen.

Menurut dia, pertumbuhan kredit itu menunjukkan tingginya peran sektor rumah tangga dalam menopang penyaluran kredit di wilayah Priangan Timur yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

"Dominasi kredit konsumsi tersebut menunjukkan tingginya peran sektor rumah tangga dalam menopang pertumbuhan penyaluran kredit di wilayah Priangan Timur," katanya.

Ia menyampaikan kredit pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tercatat mencapai Rp24,84 triliun atau 42,70 persen dari total kredit, sedangkan kredit non-UMKM sebesar Rp33,34 triliun atau 57,30 persen.

Berdasarkan skala usaha, kata dia, penyaluran kredit UMKM masih didominasi oleh usaha mikro sebesar Rp15,70 triliun atau 63,20 persen, diikuti usaha kecil sebesar Rp7,28 triliun atau 29,31 persen, dan usaha menengah sebesar Rp1,87 triliun atau 7,50 persen.

"Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perbankan tetap memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan sektor UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah," katanya.

Ia mengatakan saat ini Industri Jasa Keuangan (IJK) di wilayah Priangan Timur dalam kondisi stabil dan terjaga hingga Juni 2026 di tengah kinerja perekonomian nasional yang relatif stabil.

Kondisi itu, kata dia, ditunjukkan dari pertumbuhan total aset sebesar 4,54 persen (yoy) menjadi Rp90,94 triliun, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,60 persen (yoy) menjadi Rp37,13 triliun, dan pertumbuhan kredit sebesar 3,26 persen (yoy) menjadi Rp58,19 triliun.

Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.