OJK Kepri edukasi nelayan Natuna cara kelola keuangan

calendar_today 01.10.2026 - person  - timer ~

OJK Kepri edukasi nelayan Natuna cara kelola keuangan

Kamis, 1 Oktober 2026 20:02 WIB

Image Print

Kegiatan edukasi keuangan kepada nelayan di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan pada Rabu (30/9/2026). (ANTARA/Muhamad Nurman)

Natuna (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau (Kepri) mengedukasi nelayan Kabupaten Natuna cara mengelola keuangan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, di Natuna, Kepri, Kamis, mengatakan edukasi tersebut digelar pada Rabu (30/9) di Kecamatan Bunguran Timur, Natuna. Menurutnya, kegiatan itu diikuti nelayan tangkap dan budidaya, pengrajin olahan perikanan, pengepul perikanan, serta sumber pembiayaan berupa bank.

Menurutnya, pelibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut bertujuan mempertemukan para pelaku usaha yang saling membutuhkan agar terhubung dalam satu rantai bisnis. Dengan begitu, mereka dapat saling berkomunikasi, bekerja sama, dan membuka peluang usaha baru yang menguntungkan.

Jejaring bisnis antarpelaku usaha perlu dibangun agar setiap pihak dapat saling mendukung dalam mengembangkan usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan, edukasi tersebut penting dilakukan karena Kabupaten Natuna memiliki potensi perikanan yang besar, bahkan hasil perikanannya telah menembus pasar ekspor.

"Kemarin saya berdiskusi dengan Pak Hadi (Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna), hasilnya ditemukan bahwa nelayan membutuhkan pengembangan kewirausahaan dan beberapa juga membutuhkan bantuan permodalan, untuk itu kita lakukan semacam edukasi," ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para peserta juga mendapatkan informasi mengenai laman yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengakses layanan keuangan. Laman tersebut dapat diakses melalui https://tpakdkepri.id/.

Masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai program permodalan, kata dia, dapat mengunjungi laman tersebut. Salah satu program yang tersedia ialah subsidi margin dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Dengan memilih menu subsidi margin, masyarakat akan langsung diarahkan kepada pihak yang berwenang sesuai dengan layanan yang dibutuhkan.

Dengan demikian, pemohon dapat langsung berkomunikasi dengan pihak terkait, termasuk untuk menjalani proses verifikasi dan validasi apabila mengajukan pinjaman. Menurutnya, layanan tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus mengakses layanan permodalan yang tersedia.

"Kita kenalkan juga satu tools dari OJK, yaitu TPAKD Kepri. Kalau ada nelayan yang membutuhkan permodalan, bisa langsung mengakses ke sana, memilih produknya apa, misalnya subsidi margin nol persen, atau Kredit Usaha Rakyat (KUR)," katanya.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.