NPF Gross Naik, Bank Mega Syariah Pastikan Kualitas Pembiayaan Tetap Terjaga

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

ILUSTRASI. Nasabah menabung di Bank Mega Syariah (KONTAN/Baihaki)

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Mega Syariah mencatat kenaikan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing / NPF) gross menjadi 1,24% pada Juni 2026, dibandingkan 0,99% pada periode yang sama tahun lalu.

Corporate Division Head Bank Mega Syariah Hanie Dewita mengatakan, kenaikan NPF gross terjadi seiring dengan ekspansi pembiayaan yang terus dilakukan perseroan.

"Kenaikan NPF gross masih dalam batas yang terkendali di tengah pertumbuhan pembiayaan Bank Mega Syariah. Hingga Juni 2026, total pembiayaan mencapai sekitar Rp10,14 triliun," ujar Hanie kepada Kontan.co.id, Selasa (11/8).

Baca Juga: Maybank Marathon 2026 Digelar, Dampak Ekonomi di 2025 Capai Rp 225,5 Miliar

Ia menambahkan, pertumbuhan pembiayaan tersebut tetap diiringi dengan komitmen perseroan dalam menjaga kualitas aset melalui penerapan prinsip kehati-hatian.

Menurut Hanie, Bank Mega Syariah akan terus menjaga rasio NPF gross tetap berada pada level yang sehat hingga akhir tahun.

"Hingga akhir tahun, Bank akan terus menjaga NPF gross pada level yang sehat dan terkendali, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Bank Mega Syariah terus memperkuat penerapan manajemen risiko, termasuk meningkatkan kualitas pembiayaan sejak proses penyaluran hingga melakukan monitoring secara berkala terhadap portofolio pembiayaan.

Selain itu, perseroan juga tetap selektif dalam menyalurkan pembiayaan dengan memfokuskan ekspansi pada sektor-sektor strategis yang dinilai memiliki prospek baik.

"Bank terus memperkuat manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian, termasuk melalui penguatan kualitas pembiayaan dan monitoring secara berkala. Bank juga tetap fokus pada penyaluran pembiayaan di sektor-sektor yang strategis untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan yang sehat dan produktif," ujar Hanie.

Dengan strategi tersebut, Bank Mega Syariah optimistis dapat menjaga kualitas aset tetap sehat sekaligus mempertahankan pertumbuhan pembiayaan yang berkelanjutan hingga akhir 2026.

Baca Juga: NPL UMKM Naik Jadi 4,54%, OJK: Bank Mulai Hapus Buku Kredit Bermasalah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • Bank Mega Syariah
  • Non performing financing (NPF)
  • PT Bank Mega Syariah