Modena Energy Bangun PLTS Atap untuk Ancora Group

calendar_today 24.07.2026 - person  - timer ~

Selular.ID – Modena Energy meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas industri milik PT Multi Nitrotama Kimia (MNK), anak perusahaan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS), di Cikampek, Jawa Barat, pada 23 Juli 2026.

Instalasi berkapasitas 307,5 kWp tersebut diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 400.000 kWh listrik per tahun sekaligus menekan emisi karbon hingga 360.000 kilogram CO₂ setiap tahunnya.

Proyek ini menjadi bagian dari kolaborasi Modena Energy dan PT Multi Nitrotama Kimia dalam mendorong pemanfaatan energi surya di sektor industri.

Selain mendukung target transisi energi nasional, penggunaan PLTS atap juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan mengurangi biaya operasional jangka panjang melalui pemanfaatan sumber energi terbarukan.

Head of Modena Energy, Agiya Fersya, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas implementasi energi bersih di sektor industri Indonesia yang saat ini mulai menunjukkan peningkatan minat terhadap teknologi tenaga surya.

“Kolaborasi bersama PT Multi Nitrotama Kimia menjadi langkah strategis kami mendukung pemanfaatan energi surya di sektor industri dan percepatan transisi energi bersih di Indonesia. Semakin banyak pelaku industri mulai beralih ke PLTS karena tidak hanya memperkuat komitmen keberlanjutan, tetapi juga memberikan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang serta mendukung pasokan energi yang lebih stabil. Melalui solusi PLTS yang komprehensif, Modena Energy siap mendukung kebutuhan tersebut,” ujar Agiya Fersya dalam keterangan resmi.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

PLTS Atap yang dipasang di kawasan industri PT Multi Nitrotama Kimia menggunakan skema on-grid, yaitu sistem yang terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN.

Dalam konfigurasi ini, kebutuhan listrik pada siang hari dipasok dari energi yang dihasilkan panel surya, sedangkan jaringan PLN tetap menjadi sumber cadangan ketika produksi listrik dari PLTS tidak mencukupi.

Bagi sektor industri, pendekatan tersebut memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan energi tanpa mengurangi keandalan operasional.

Sistem on-grid juga memungkinkan perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan energi surya sekaligus tetap menjaga kontinuitas pasokan listrik untuk kegiatan produksi.

General Manager Manufacture PT Multi Nitrotama Kimia, Susilo Yuwono, mengatakan proyek PLTS Atap tersebut menjadi langkah awal Ancora Group dalam memperluas penggunaan energi terbarukan di seluruh lini bisnis perusahaan.

Menurutnya, selain mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission, implementasi PLTS memberikan manfaat langsung berupa efisiensi penggunaan energi dan penurunan biaya listrik operasional.

Ia berharap inisiatif tersebut dapat menjadi fondasi bagi penerapan solusi energi bersih di unit usaha Ancora lainnya sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.

Implementasi PLTS di sektor industri juga sejalan dengan tren yang mulai berkembang di Indonesia.

Berdasarkan Indonesia Solar Energy Outlook (ISEO) 2025, sektor industri menjadi kontributor terbesar terhadap penambahan kapasitas PLTS atap sepanjang 2024.

Laporan tersebut mencatat hingga akhir Juli 2024 telah terpasang sekitar 104 MWp kapasitas PLTS atap baru di sektor industri.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memenuhi target dekarbonisasi dan keberlanjutan yang semakin menjadi bagian dari strategi bisnis berbagai industri.

Melihat perkembangan tersebut, Modena Energy memperluas layanannya dengan menawarkan solusi end-to-end bagi pelanggan industri.

Perusahaan tidak hanya menyediakan panel surya, tetapi juga mendampingi proses implementasi mulai dari studi kelayakan, perancangan sistem, pengurusan perizinan, pengadaan perangkat, instalasi, hingga layanan pemeliharaan dan pemantauan sistem.

Selain aspek teknis, Modena Energy juga menyediakan opsi pembiayaan melalui skema performance-based rental.

Dalam model ini, pelanggan melakukan pembayaran berdasarkan penggunaan energi setiap bulan, sehingga investasi awal dapat ditekan dan implementasi PLTS menjadi lebih mudah diakses oleh pelaku industri.

Untuk mendukung pengelolaan sistem secara berkelanjutan, Modena Energy melengkapi solusi tersebut dengan platform pemantauan digital yang dapat diakses melalui aplikasi maupun dashboard berbasis web.

Melalui sistem ini, pelanggan dapat memantau produksi energi, konsumsi listrik, serta estimasi pengurangan emisi karbon secara real-time.

Platform tersebut juga dilengkapi fitur notifikasi yang membantu mendeteksi potensi gangguan lebih dini sehingga proses pemeliharaan dapat dilakukan lebih cepat.

Pendekatan digital ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memastikan sistem PLTS dapat bekerja secara optimal selama masa penggunaan.

Peresmian instalasi PLTS Atap di PT Multi Nitrotama Kimia memperlihatkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi energi surya di sektor industri Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, Modena Energy dan Ancora Group menegaskan komitmen untuk mendukung penggunaan energi yang lebih efisien sekaligus memperluas implementasi solusi energi terbarukan sesuai kebutuhan operasional industri dan arah kebijakan transisi energi nasional.

Baca Juga: BRI Peduli Bangun PLTS untuk Desa Bojong Bandung Barat