Jakarta (ANTARA) - Meta memperkenalkan Muse Charm, perangkat genggam berukuran kecil mirip gantungan kunci yang berfungsi untuk memberikan akses cepat ke asisten kecerdasan buatan (AI) Muse tanpa harus menggunakan kacamata pintar.
Dilansir dari laporan Gizmochina pada Kamis, perangkat tersebut diperkenalkan CEO Meta Mark Zuckerberg dalam ajang Connect. Muse Charm dihadirkan agar pengguna bisa berinteraksi dengan Muse di mana saja melalui perangkat khusus yang mudah dibawa.
Muse Charm memiliki layar OLED berukuran sekitar 2 inci (5 cm). Saat dinyalakan, layar menampilkan avatar virtual Muse yang dapat disesuaikan tampilan, pakaian, dan maupun suaranya.
Baca juga: Kalahkan ChatGPT, Muse telah diunduh 1,8 juta kali dalam 12 hari
Perangkat ini dapat dikenakan di pergelangan tangan, disimpan di saku, atau dipasang pada tas maupun dijadikan aksesori gantungan kunci.
Bagian bodinya menggunakan material semi-transparan sehingga komponen elektronik di dalamnya dapat terlihat dari bagian belakang dan sisi perangkat.
Uniknya, dua perangkat Muse Charm dapat saling mengenali dan berinteraksi ketika pemiliknya sedang berdekatan. Fitur tersebut menjadi salah satu fitur sosial yang ditawarkan Meta pada perangkat AI berukuran kecil tersebut.
Baca juga: Amazon larang Muse AI milik Meta untuk belanja di situsnya
Muse Charm juga dilengkapi modem 5G sehingga pengguna dapat mengakses Muse tanpa harus terhubung ke jaringan Wi-Fi. Perangkat ini memiliki sensor sidik jari untuk membuka kunci, serta kamera di bagian depan dan belakang.
Kamera tersebut tidak hanya berfungsi untuk mengambil foto dan video, tetapi juga memberikan informasi visual kepada Muse untuk dianalisis. Pengguna dapat melihat hasil tangkapan kamera langsung di perangkat.
Selain untuk mengakses AI, Muse Charm dapat memutar musik dan video. Perangkat ini juga dilengkapi speaker, mikrofon, serta port USB-C untuk pengisian daya.
Baca juga: Meta rilis Muse untuk Mac, AI bisa bekerja langsung di komputer
Meta turut memperbarui kemampuan Muse. Asisten AI tersebut nantinya dapat digunakan dalam panggilan video melalui avatar AI yang dapat disesuaikan dan memberikan respons secara real-time.
Muse juga akan memperoleh alamat email sendiri. Dengan begitu, AI dapat menyelesaikan tugas tertentu dan berkomunikasi langsung dengan pengguna melalui email.
Muse Charm dikembangkan oleh laboratorium desain baru milik Meta yang dilaporkan dipimpin mantan kepala desain antarmuka pengguna Apple, Alan Dye.
Baca juga: Meta siapkan kacamata tanpa kamera, usai badai kritik soal privasi
Meta awalnya berencana meluncurkan Muse Charm pada 2027. Namun, Zuckerberg dikabarkan ingin pengembangan perangkat tersebut dipercepat sehingga dapat dirilis pada akhir 2026.
Muse Charm akan mulai tersedia sebelum musim liburan akhir tahun pada Desember. Meta belum mengumumkan harga Meta Charm dan menjanjikan informasi lebih detail mengenai perangkat tersebut di kemudian hari.
Baca juga: Meta rilis Muse, agen AI yang bisa kirim email hingga berbelanja
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.