Kamis, 27 Agustus 2026 18:05 WIB
Para penebang tebu dari Sugar Group Companies (SGC) menyambut kedatangan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Desa Gunung Tapa, Kecamatan Gedung Meneng, Tulang Bawang, Lampung. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Target produksi gula nasional mudah-mudahan tidak impor white sugar (gula putih). Ini menjadi target kita tahun ini
Bandarlampung (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis produksi gula nasional dapat mencapai 3 juta ton pada 2026 sehingga kebutuhan gula putih dalam negeri diharapkan dapat dipenuhi tanpa impor.
“Target produksi gula nasional mudah-mudahan tidak impor white sugar (gula putih). Ini menjadi target kita tahun ini,” kata Amran, dalam keterangannya di Bandarlampung, Kamis.
Menurut dia, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan produksi tebu dan gula nasional, termasuk mengoptimalkan lahan tebu rakyat atau plasma yang dinilai belum dikelola secara optimal.
Amran menyebut sekitar 86 persen lahan tebu rakyat dalam kondisi tidak laik sehingga perlu dilakukan pembenahan agar produktivitasnya meningkat.
“Caranya adalah mengoptimalkan plasma atau tebu rakyat yang tidak laik. Totalnya ada 86 persen yang tidak laik,” ujarnya.
Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kementerian Pertanian untuk mengoptimalkan kembali lahan tebu rakyat yang tidak terawat.
Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp1,7 triliun untuk pembongkaran dan peremajaan lahan plasma tebu.
“Kami diberikan anggaran Rp1,7 triliun untuk membongkar plasma-plasma (tebu rakyat) ini. Kalau itu terjadi, insyaallah kebutuhan gula putih cukup, bahkan lebih,” kata Amran.
Karena itu, pemerintah mendorong seluruh perusahaan gula nasional, termasuk Sugar Group Companies (SGC), meningkatkan produksi guna mendukung pencapaian target produksi gula nasional.
“Kita dukung semua pabrik gula di Indonesia. Kita support supaya produksinya tinggi. Tadi sudah membuka tebu baru, sekitar 30.000 hektare. Mudah-mudahan bisa capai target 100 ton per hektare,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto mengatakan pemerintah menargetkan luas lahan perkebunan tebu di Lampung mencapai 97.970 hektare pada 2027.
Dengan target tersebut, produksi gula di Lampung diproyeksikan mencapai 480.053 ton.
“Asumsi target produksi gula sebanyak 480.053 ton. Tahun ini mudah-mudahan bisa mencapai 250.000 ton,” kata Heru.
Pemerintah berharap peningkatan produktivitas lahan dan perluasan areal tebu dapat memperkuat produksi gula nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor gula putih.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mentan optimistis produksi gula nasional capai 3 juta ton pada 2026
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.