Menperin: Industri harus menaikkan pertumbuhan dan pacu lapangan kerja

calendar_today 08.10.2026 - person  - timer ~

Saya sampaikan, industri harus menjadi leverage factor bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong sektor industri untuk meningkatkan pertumbuhan, sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap perekonomian nasional dan penciptaan lapangan kerja.

"Saya sampaikan, industri harus menjadi leverage factor bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," kata Sarmuji dalam acara Silaturahmi dan Tasyakuran Keluarga Alumni Universitas Jember, di Jakarta, Kamis malam.

Ia mengatakan sektor industri saat ini berkontribusi sekitar 19 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah perlu terus mencari terobosan agar sektor industri semakin kuat dan tidak mengalami perlambatan sebelum mencapai tingkat kematangan.

"Tentu menjadi menteri bukan sekadar tadi yang saya sebutkan sebagai kerendahan hati, tidak sekadar itu. Menteri pasti berhubungan dengan kinerja, dengan tuntutan bahwa sektor industri makin lama harus makin memberikan kontribusi besar bagi perekonomian," kata Sarmuji.

Dia mengatakan negara-negara maju umumnya mengalami penurunan kontribusi sektor industri setelah mencapai fase matang. Namun, kondisi tersebut berbeda dengan Indonesia yang masih perlu memperkuat sektor industri.

"Sekarang kontribusi sektor industri itu sekitar 19 persen dari PDB nasional. Kita tidak ingin sektor industri itu layu sebelum saatnya," ujarnya.

Ia juga membuka peluang agar sektor industri berperan dalam mendorong pemerataan ekonomi, terutama melalui pengembangan industri di daerah.

Menurut dia, potensi pemerataan melalui sektor industri dapat diwujudkan apabila pengembangan industri dilakukan dengan baik, khususnya di daerah-daerah yang selama ini menjadi sumber daya bagi perekonomian nasional.

Sebelumnya, Sarmuji membidik peningkatan kontribusi sektor industri manufaktur terhadap PDB menjadi lebih dari 20 hingga 25 persen sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sarmuji menyampaikan sektor industri perlu tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi, karena industri dinilai menjadi salah satu penggerak utama perekonomian.

Ini disampaikannya menjelang dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026.

"Kita menargetkan supaya pertumbuhan industri kita lebih tinggi lagi, melebihi pertumbuhan ekonomi. Kenapa? Karena industri inilah sebenarnya mengerek pertumbuhan ekonomi. Jangan justru sektor industri lebih rendah atau hanya seimbang saja dengan pertumbuhan ekonomi kita. Kita lagi mencari cara, benar-benar mencari cara supaya sektor ini tumbuh lebih cepat lagi," ujar Sarmuji.

Baca juga: Menperin optimalisasi pelayanan publik demi pacu daya saing industri

Baca juga: Dua tahun Prabowo-Gibran, Menperin bidik kontribusi manufaktur RI naik

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.