Beijing (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Jenderal Zhang Shengmin selaku Wakil Ketua Komisi Militer Pusat China (CMC) di Beijing, pada Kamis (17/9) untuk membicarakan perkembangan hubungan pertahanan kedua negara.
Orang nomor satu dalam CMC adalah Presiden Xi Jinping sekaligus pemimpin militer tertinggi. CMC merupakan badan pengambilan keputusan dan komando militer tertinggi China dengan tugas menjalankan banyak fungsi yang di negara lain diemban oleh kementerian pertahanan mengingat Kementerian Pertahanan Nasional China terutama berfungsi untuk urusan diplomatik dan hubungan masyarakat.
"Kita ini negara yang berbasis kepada konstitusi, berbasis kepada kepentingan nasional, tetapi mempunyai suatu strategi politik luar negeri yang bebas aktif. Sehingga, kita open minded kepada semua negara sahabat," kata Sjafrie dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Beijing, Jumat.
Menhan menegaskan, Indonesia terbuka untuk berdialog dengan berbagai negara demi memenuhi kepentingan nasional sekaligus menjawab harapan rakyat.
Sehari sebelumnya, Sjafrie bersama delegasi Indonesia menghadiri pembukaan forum keamanan dan pertahanan internasional tahunan The 13th Beijing Xiangshan Forum di pada Rabu (16/9) yang dibuka oleh Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun.
Dalam keterangannya, Sjafrie menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, penguatan multilateralisme, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian perbedaan melalui konsultasi dan negosiasi.
"Forum ini menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi, memperkuat rasa saling percaya, serta mendorong kerja sama konstruktif demi terciptanya lingkungan keamanan regional dan global yang damai, stabil, dan berkelanjutan," jelasnya.
Selain menghadiri forum, Sjafrie dijadwalkan melakukan sejumlah kunjungan kerja strategis untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan China.
Fokus utama kunjungan ini adalah membangun hubungan yang saling menghormati dan saling menguntungkan, sekaligus menjaga stabilitas keamanan kawasan.
Langkah diplomasi pertahanan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif yang berkomitmen menjaga perdamaian regional melalui kerja sama konstruktif dengan berbagai mitra internasional.
Zhang Shengmin sendiri baru dipromosikan menjadi jenderal nomor dua di China dalam rapat Komite Sentral Partai Komunis China (PKC) 23 Oktober 2025 lalu menggantikan He Weidong yang dicopot dari jabatannya karena korupsi sepekan sebelum pelantikan Zhang.
Sebelumnya Zhang adalah wakil sekretaris badan anti-korupsi Komisi Militer Pusat yang bertugas melakukan uoaya pemberantasan korupsi di Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).
CMC yang sebelumnya beranggotakan tujuh orang dan dipimpin oleh Xi, telah kehilangan tiga anggotanya sejak tahun 2023 akibat serangkaian penyelidikan antikorupsi.
Pewarta: Desca Lidya Natalia
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.