Menhaj: Umrah jamaah Indonesia masih lancar di tengah isu konflik Timur Tengah

calendar_today 23.10.2026 - person  - timer ~

Menhaj: Umrah jamaah Indonesia masih lancar di tengah isu konflik Timur Tengah

Sabtu, 24 Oktober 2026 03:53 WIB

Image Print

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menghadiri Expo 2026: UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah di Jogja Expo Center (JEC), Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (23/10/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan memastikan pelaksanaan ibadah umrah bagi jamaah warga negara Indonesia (WNI) masih berjalan lancar dan aman di tengah isu eskalasi konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi.

“Mudah-mudahan tetap lancar semuanya,” kata Gus Irfan saat ditemui di Jogja Expo Center (JEC), Kabupaten Bantul, Jumat.

Ia menjelaskan jamaah yang menggunakan penerbangan langsung atau direct flight sejauh ini dilaporkan tidak mengalami kendala berarti, sedangkan penerbangan transit sempat mengalami beberapa keterlambatan atau delay.

“Laporan terakhir lancar semuanya, terutama yang terkait dengan direct flight-nya, yang langsung, yang tidak transit. Yang transit pun juga lancar, hanya ada beberapa kali delay, tetapi tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Gus Irfan mengatakan pelaksanaan ibadah umrah bagi WNI saat ini masih terpantau aman, terlebih setelah dirinya bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk memperoleh informasi mengenai kondisi di Makkah, Madinah, dan Jeddah.

“Kemarin saya ketemu Duta Besar Saudi di sini dan relatif semuanya masih berjalan untuk umrah. Masih berjalan dengan baik karena Makkah, Madinah, Jeddah selama ini masih kondusif,” katanya.

Ia menambahkan Kementerian Haji dan Umrah terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan diplomatik Indonesia di Arab Saudi untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan keamanan perjalanan jemaah.

“Tentu kita tiap hari selalu komunikasi dengan Kemlu kita, kemudian KBRI Riyadh, KJRI di Jeddah, kita selalu komunikasi,” katanya.

Menurut dia, komunikasi tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi yang dapat memengaruhi pelaksanaan ibadah umrah.

“Kalau ada hal yang perkembangannya mengkhawatirkan, pasti mereka akan menyampaikan kepada kami,” ujarnya.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.