Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan program Bedah Rumah yang dilaksanakan pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kampung Ambon, Jakarta, merupakan upaya menuntaskan akar permasalahan narkoba yang ada di kampung itu maupun di Jakarta.
Tito mengatakan bahwa akar permasalahan narkoba, salah satunya karena kemiskinan. Melalui program itu, pemerintah juga berupaya memberdayakan masyarakat yang tidak mampu.
"Dan ini betul-betul program Bapak Prabowo. Kalau diperhatikan seluruh program beliau, itulah program-program yang sangat pro kepada rakyat kecil," kata Tito saat meninjau program Bedah Rumah di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta, Sabtu.
Tito menjelaskan program itu juga dilaksanakan terpadu bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Setelah rumahnya diperbaiki, masyarakat yang kurang mampu juga bisa mengakses permodalan untuk meningkatkan usahanya.
"Masih ada waktu-waktu ke depan, kita akan bekerja lebih giat lagi, bekerja lebih keras lagi untuk menjalankan program untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat kecil," katanya.
Selain itu, ia juga meminta pemerintah daerah untuk menyambut program Bedah Rumah yang dijalankan Kementerian PKP beserta instansi terkait.
Seperti yang Presiden Prabowo Subianto ungkapkan, menurut Tito, para pemimpin harus menjadikan kesejahteraan warga sebagai targetnya.
"Nah ini yang kita harapkan semua, ini harus didukung oleh pemerintah daerah," katanya.
Adapun salah satu rumah warga yang dibedah di Kampung Ambon adalah rumah Ester Yacoba (64), perempuan paruh baya yang hidup dari uluran tangan tetangga dan menantu.
Selain itu, pemerintah juga memberi bantuan-bantuan kepada ratusan warga di Kampung Ambon.
Baca juga: Menteri PKP pastikan bantuan program Bedah Rumah tepat sasaran
Baca juga: Bekas lapak narkoba Kampung Ambon Jakbar dibersihkan dan ditata kembali
Baca juga: Polisi tangkap delapan orang pengguna narkoba di Kampung Ambon
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.