Jakarta (ANTARA) - Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri disebut hadir langsung ke rumah duka sang adik, Guruh Soekarnoputra, di Jakarta, Sabtu, usai tiba dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Megawati tiba sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung melayat jenazah, serta melanjutkan kehadiran ke pemakaman.
"Karena memang keluarga yang ditunggu itu Bu Mega. Beliau baru dari Sulut," tutur Pramono saat ditemui di tempat persemayaman Guruh.
Dia menyebut jenazah Guruh langsung diberangkatkan setelah dishalatkan di rumah duka ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bivak Karet Bivak, Jakarta.
Pramono mengaku tidak mengetahui lebih lanjut terkait sakit yang diderita Guruh. Kendati demikian hingga saat-saat terakhir Guruh, ia menilai putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno itu masih tetap memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
Pasalnya, kata dia, meski kesehatan Guruh mengalami penurunan, Guruh masih bersemangat untuk bisa berkarya dan berkeinginan agar Gencar Semarak Perkasa Production (GSP) bisa ditampilkan kembali.
Bahkan, lanjutnya, Guruh masih bekerja sama dengan beberapa seniman lainnya untuk menampilkan kesenian monolog.
"Tapi karena kondisi kesehatannya menurun, sutradaranya digantikan, tidak jadi Mas Guruh. Jadi saya cukup intensif berinteraksi dengan beliau," tuturnya.
Guruh dikenal luas sebagai seniman dan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 1992-1997 dan 1999-2024.
Ia merupakan putra bungsu dari Presiden Pertama RI Soekarno dengan Fatmawati dan merupakan saudara dari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.
Guruh lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953 dan pernah menikah dengan wanita asal Uzbekistan, Guseynova Sabina Padmavati, pada 2002-2009.
Sejak kecil, Guruh terlatih sebagai penari dan mengasah bakatnya di dunia musik, hingga mendirikan grup kesenian Indonesia Gencar Semarak Perkasa (GSP) Production dan Swara Mahardhika.
Guruh juga pernah mendirikan grup musik Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan bersama Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Chrisye. Guruh menghasilkan karya cipta lagu berjudul "Kala Sang Surya Tenggelam" dilantunkan oleh Chrisye.
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.