REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Bek SC Heerenveen, Mees Hilgers, memberikan sinyal positif akan kembali memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Match Day bulan November mendatang. Satu laga tandang melawan peserta Piala Dunia 2026, Yordania, telah dipastikan menanti skuad Garuda.
Dalam wawancara bersama media Belanda Voetbalprimeur yang dikutip Jumat, Hilgers mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Diskusi tersebut membahas situasi terkini sang pemain di klubnya.
"Karena itu, kami sudah berdiskusi dan memutuskan bahwa saya akan tetap berada di sini. Namun, saya berasumsi bahwa pada November nanti, ketika saya sudah bisa bermain dalam pertandingan, kemungkinan besar saya akan mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia," kata Hilgers.
Harapan itu muncul seiring dengan perkembangan positif kondisi Hilgers. Pemain berusia 25 tahun tersebut akhirnya masuk dalam skuad pertandingan SC Heerenveen setelah didatangkan pada awal musim ini. Ia berada di bangku cadangan saat timnya melakoni laga melawan PSV Eindhoven pada Sabtu pukul 01.00 WIB.
Situasi ini menjadi sinyal positif bagi Hilgers untuk kembali mendapatkan menit bermain setelah melewati periode panjang akibat cedera. Ia sudah lebih dari satu tahun tidak merumput, dengan laga terakhirnya terjadi saat masih membela Twente dalam laga play-off Liga Konferensi Eropa melawan AZ Alkmaar pada 25 Mei 2025.
Adapun, saat bersama tim Garuda, pertandingan terakhir pemain yang baru mengoleksi empat caps itu adalah saat menghadapi Jepang pada Juni tahun lalu dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.
Dalam kesempatan yang sama, Hilgers juga mengaku sangat bangga akhirnya Indonesia mengakhiri dahaga gelar juara selama 35 tahun setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Di laga final, Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu dua kali 15 menit.
"Ya, saya sangat bahagia untuk negara ini dan tentu saja untuk rekan-rekan saya. Pada akhirnya, saya benar-benar ingin berada di sana bersama mereka," kata bek 25 tahun tersebut.
"Kami berhasil meraih sesuatu yang, menurut saya, belum pernah dicapai selama lebih dari 30 tahun. Jadi, sangat disayangkan saya tidak bisa berada di sana," tambah dia.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara