Jumat, 17 Juli 2026 - 14:47 WIB
VIVA – Kekalahan Prancis dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 ternyata tak hanya meninggalkan luka di atas lapangan. Di balik hasil mengecewakan tersebut, muncul dugaan adanya ketegangan di ruang ganti Les Bleus yang melibatkan sejumlah pemain.
Baca Juga
Semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis dan Spanyol di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, menyuguhkan duel para bintang seperti Lamine Yamal, Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, hingga Rodri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, Prancis harus mengubur mimpi tampil di partai puncak setelah takluk 0-2. Spanyol memastikan kemenangan melalui gol penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan gol Pedro Porro pada menit ke-58.
Baca Juga
Photo :
Kylian Mbappé bermain penuh sepanjang pertandingan dan melepaskan tiga tembakan. Namun, tak satu pun mengarah ke gawang. Meski sempat sukses melewati lawan lewat empat aksi dribel, kapten Prancis itu gagal membawa timnya mencetak gol.
Baca Juga
Kekalahan tersebut membuat Prancis gagal melangkah ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah sebelumnya mencapai partai puncak pada edisi 2018 dan 2022.
Di tengah hasil mengecewakan itu, media Prancis mengungkap adanya suasana yang kurang harmonis di dalam skuad Les Bleus.
Media olahraga ternama Prancis, L'Equipe, melaporkan bahwa Ousmane Dembélé sempat melontarkan kritik keras kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti saat jeda babak pertama.
"Dilaporkan bahwa Ousmane Dembélé berbicara kasar kepada rekan-rekan setimnya di ruang ganti selama jeda babak pertama semifinal Piala Dunia antara Prancis dan Spanyol," tulis L'Equipe.
Saat turun minum, Prancis tertinggal 0-1 setelah Mikel Oyarzabal mencetak gol melalui titik penalti. Situasi itu membuat Dembélé merasa performa tim belum sesuai harapan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut laporan tersebut, penyerang Paris Saint-Germain sekaligus peraih Ballon d'Or 2025 itu meminta rekan-rekannya meningkatkan intensitas pressing agar mampu membalikkan keadaan pada babak kedua.
"Dembélé berbicara langsung di ruang ganti selama jeda babak pertama untuk mengubah keadaan," tulis L'Equipe. "Dembélé, pemenang Ballon d'Or 2025, secara khusus mengkritik gaya pressing Prancis. Dia menjelaskan bahwa pressing tim tidak dilakukan secara terorganisir dan menyampaikan pendapat bahwa perbaikan diperlukan."
Halaman Selanjutnya
Meski demikian, sikap Dembélé rupanya tidak diterima dengan baik oleh seluruh pemain. Beberapa anggota skuad disebut merasa terganggu dengan cara sang winger menyampaikan kritik.