Jakarta -
McLaren kembali menghidupkan sensasi mengemudi dengan menghadirkan mobil sport yang benar-benar berbeda. Pabrikan asal Inggris itu memperkenalkan McL 6GT, supercar bermesin V8 yang dibekali transmisi manual dan dijadwalkan masuk produksi pada 2028.
McL 6GT diperkenalkan dalam ajang Monterey Car Week. Mobil ini menjadi McLaren pertama setelah F1 yang menggunakan transmisi manual. McLaren F1 sendiri meluncur pada 1992.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sekadar memasang transmisi manual pada model yang sudah ada, McL 6GT dirancang sebagai lini supercar eksklusif baru yang mengutamakan pengalaman berkendara.
Mobil McLaren manual Foto: Doc. McLaren
Mobil ini mengandalkan mesin V8 yang tenaganya belum diumumkan. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual. Sistem kemudinya juga masih menggunakan hydraulic steering.
Untuk konstruksinya, McL 6GT menggunakan monokok serat karbon dengan bodi berbahan karbon. McLaren memang belum mengungkap bobot dan performanya, tetapi mobil ini dipastikan punya performa tinggi.
Desainnya pun berbeda jauh dari model McLaren modern. Bentuknya rendah dan lebar dengan hidung yang dekat ke permukaan jalan. Bagian belakang mengadopsi desain Kamm yang terinspirasi dari mobil klasik.
Inspirasi utama McL 6GT datang dari M6GT, proyek mobil jalan raya yang pernah digarap pendiri McLaren, Bruce McLaren, pada akhir 1960-an. Proyek tersebut tidak pernah benar-benar selesai.
Kini, McLaren mencoba menghidupkan kembali gagasan tersebut dengan teknologi modern.
Berbagai detail juga dibuat sebagai penghormatan kepada Bruce McLaren. Tanda tangan Bruce McLaren terdapat di ruang mesin, sementara logo Speedy Kiwi menghiasi tutup tangki bahan bakar.
Menariknya, McLaren tidak menggunakan model tuas transmisi manual dengan gerbang logam klasik. Desain tersebut dianggap kurang sesuai karena M6GT maupun F1 tidak menggunakannya.
McLaren menyebut McL 6GT masih berstatus konsep. Namun, mobil ini bukan sekadar pajangan. Versi produksinya telah dikonfirmasi untuk hadir pada 2028 dan akan ditempatkan di atas lini utama McLaren.
Satu hal yang sudah pasti: pedal kopling tetap ada.
(sfn/lth)