Kamis, 3 September 2026 19:28 WIB
Masta PMB 2026 UMS awali perjalanan mahasiswa baru menuju generasi berdampak. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.is secara resmi membuka rangkaian Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) 2026 sebagai awal perjalanan 8.195 mahasiswa baru dalam menempuh pendidikan tinggi.
Agenda tersebut sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk membangun karakter sebagai calon pemimpin masa depan yang Islami, mencerahkan, unggul, mendunia, dan memberikan dampak bagi masyarakat.
UMS menggelar pembukaan Masta PMB 2026 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Solo, Jawa Tengah, Kamis. Dalam kegiatan tersebut, UMS turut menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.
Dalam pesannya, Brian menegaskan pendidikan tinggi memegang peran strategis dalam meningkatkan kapasitas manusia, membentuk karakter bangsa yang beradab dan bermartabat, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Melalui tri darma perguruan tinggi, mahasiswa harus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan daya saing. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta didik, tetapi juga harus mengambil peran sebagai agen perubahan yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” ungkap Brian melalui tayangan video.
Ia menjelaskan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang inklusif, responsif terhadap perkembangan masa depan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi harus membangun ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Ekosistem tersebut juga perlu terus beradaptasi dengan berbagai perubahan dan tantangan global.
Brian menekankan mahasiswa memegang peran penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar keberhasilan akademik selama menempuh pendidikan tinggi.
“Mahasiswa juga harus membangun kemampuan kepemimpinan, memperkuat kepedulian sosial, dan membentuk karakter yang kuat sebagai penggerak perubahan,” jelasnya.
Ia mengajak mahasiswa untuk menghadirkan dampak nyata melalui pengetahuan, karya, dan kontribusi yang mereka lakukan.
“Mahasiswa harus mampu memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, dan berkaryalah tanpa henti,” pesannya.
Bagi mahasiswa baru, memasuki dunia perguruan tinggi menjadi fase penting dalam proses transformasi diri. Brian menyebut mahasiswa perlu segera beradaptasi dari lingkungan sekolah menuju kehidupan kampus yang menghadirkan pengalaman, tantangan, serta tanggung jawab baru.
Menurutnya, proses tersebut dapat dimulai melalui kegiatan pengenalan kehidupan kampus dan penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempercepat proses adaptasi sekaligus membangun semangat persatuan, memperkuat kecintaan terhadap tanah air, dan mempersiapkan diri menjalani pendidikan tinggi.
“Masa pengenalan mahasiswa baru menjadi momentum yang tepat untuk memberikan pembekalan. Mahasiswa harus mampu berproses dalam menjalankan tri darma perguruan tinggi sehingga kelak menjadi lulusan yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, dan daya saing global,” tuturnya.
Pesan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Masta PMB 2026 UMS yang menjadi pintu awal perjalanan akademik bagi 8.195 mahasiswa baru. UMS tidak hanya memperkenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa, tetapi juga mengajak mereka membangun karakter, mengembangkan kepemimpinan, dan memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Brian juga mengajak seluruh perguruan tinggi untuk menyambut mahasiswa baru sebagai generasi yang akan melanjutkan kepemimpinan bangsa di masa depan.
“Mari kita semarakkan penyambutan mahasiswa baru sebagai calon pemimpin bangsa dengan semangat meneruskan perwujudan kampus berdampak serta menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengungkapkan melalui Masta PMB 2026, UMS mengawali perjalanan 8.195 mahasiswa baru untuk tumbuh menjadi insan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan memberikan dampak.
“Dari kampus, mahasiswa UMS diharapkan terus bermimpi besar, berani mengambil langkah, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” tegasnya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.