Jakarta (ANTARA) - Korps Marinir TNI AL mengirim 217 personel guna membantu mengobati para korban dan mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 217 personel itu tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Surabaya.
Kepala Dinas Penerangan Marinir Kolonel (Mar.) Rana Karyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, mengatakan mereka sudah berangkat sejak Rabu (19/8) dari Dermaga Koarmada II Surabaya menggunakan KRI dr Soeharso dan diperkirakan sampai di NTT pada Jumat hari ini.
Para pasukan itu, lanjut Rana, terdiri atas personel bidang kesehatan, dukungan lapangan hingga zeni konstruksi.
"Kehadiran pasukan Zeni Konstruksi Marinir dipersiapkan untuk membantu penanganan dan pemulihan sarana maupun prasarana yang terdampak. Sementara personel kesehatan disiapkan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat," kata Rana.
Tidak hanya menerjunkan prajurit, ia mengatakan korps Marinir juga mengerahkan ragam peralatan untuk mendukung kerja personelnya dalam bekerja di lapangan.
"Kita mengirim satu unit dozer dan satu excavator serta dump truck, truk angkut, ambulans, kendaraan operasional, perlengkapan durlap (dapur lapangan) dan keslap (kesehatan lapangan), tool kit tukang, velbed, tenda, dan perlengkapan pendukung lainnya," ungkapnya.
Rana memastikan mereka akan terus berada di lokasi hingga situasi di lokasi gempa kondusif dan kembali pulih.
Dengan adanya bantuan itu, Rana mengharapkan Korps Marinir dapat memberikan kontribusi secara maksimal dalam proses pemulihan wilayah NTT.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Marinir kerahkan 217 prajurit untuk bantu pemulihan wilayah di NTT
Pewarta: Walda Marison
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.