Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16 WIB
VIVA – Timnas Indonesia mulai memasuki fase paling menentukan dalam persiapannya menghadapi Piala AFF 2026. Setelah sebelumnya difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan kebugaran pemain, skuad Garuda kini memasuki tahap pematangan taktik di bawah arahan pelatih John Herdman.
Baca Juga
Perubahan fokus tersebut menandai dimulainya fase kedua pemusatan latihan yang berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar. Pada tahap ini, tim pelatih mulai memoles strategi permainan sekaligus mencari komposisi terbaik sebelum tampil di turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persaingan di dalam skuad pun semakin sengit. Dari 50 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan, hanya 23 nama yang nantinya akan masuk dalam daftar akhir Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026.
Baca Juga
Photo :
Pada gelombang kedua pemusatan latihan yang berlangsung hingga 25 Juli, sebanyak 22 pemain mengikuti latihan di Gianyar. Sejumlah nama yang hadir antara lain Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jens Raven, Tim Geypens, Eliano Reijnders, Thom Haye, Sandy Walsh, Beckham Putra, hingga Mitchell Baker yang baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Baca Juga
Piala AFF 2026 sendiri akan dimulai pada 24 Juli. Namun, Indonesia baru menjalani laga perdana pada 27 Juli saat menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor.
Pada fase grup, Indonesia tergabung di Grup A bersama Kamboja, Singapura, Vietnam, dan Timor Leste. Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena seluruh peserta datang dengan ambisi besar untuk melangkah sejauh mungkin.
Eks Timnas Vietnam Yakin Kim Sang-sik Punya Skuad Mumpuni
Di tengah meningkatnya kekuatan tim-tim Asia Tenggara yang diperkuat banyak pemain naturalisasi dan keturunan, mantan pemain Timnas Vietnam, Thach Bao Khanh, justru optimistis negaranya tetap memiliki modal kuat untuk mempertahankan gelar juara Piala AFF.
Dikutip dari The Thao247, pelatih berusia 47 tahun itu menilai sepak bola Asia Tenggara telah berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, Indonesia, Malaysia, dan Thailand kini memiliki kualitas skuad yang jauh lebih baik berkat kehadiran pemain-pemain naturalisasi yang berkarier di kompetisi Eropa. Situasi tersebut membuat persaingan merebut trofi Piala AFF semakin berat.
Meski demikian, Bao Khanh percaya Vietnam tetap mampu bersaing asalkan pelatih Kim Sang-sik mampu memaksimalkan seluruh potensi pemain yang dimiliki.
Halaman Selanjutnya
Ia menilai Vietnam tidak bisa hanya mengandalkan komposisi lama jika ingin mempertahankan gelar.