Mangkubuwono Reserve Hadirkan Hunian Eksklusif Berbalut Warisan Jawa di Jakarta Timur

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Warta Ekonomi, Jakarta -

Jakarta Timur kian berkembang sebagai salah satu kawasan hunian yang diminati, seiring penguatan infrastruktur dan konektivitas menuju berbagai wilayah Jabodetabek. Menangkap peluang tersebut, PT Kelola Aset Nusantara dan PT Okabawe Mulya Propertindo, mitra strategis Yayasan Harapan Kita, menghadirkan Mangkubuwono Reserve, kawasan hunian eksklusif seluas 6,8 hektare di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Mangkubuwono Reserve diperkenalkan melalui acara soft launching pada Sabtu (22/8/2026) yang dihadiri Ibu Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut Soeharto), Ketua Umum Yayasan Harapan Kita. Adapun grand launching berlangsung pada 22 Oktober 2026.

Mengusung perpaduan filosofi budaya Jawa dan arsitektur modern mewah, Mangkubuwono Reserve dirancang sebagai kawasan hunian yang tidak sekadar menawarkan tempat tinggal, tetapi juga menghadirkan privasi, ruang terbuka, serta kenyamanan bagi keluarga.

Nama “Mangkubuwono” diambil dari gelar bangsawan Jawa yang bermakna pemangku dan penjaga dunia, sementara “Reserve” merepresentasikan kawasan hunian privat dan eksklusif. Konsep tersebut kemudian diterjemahkan melalui pendekatan Residence Reserve, yang menempatkan kualitas lingkungan, perencanaan kawasan, ruang, dan kenyamanan penghuni sebagai prioritas.

“Melalui pendekatan tersebut, Mangkubuwono Reserve dirancang sebagai kawasan hunian yang memberikan keseimbangan antara aksesibilitas dan kenyamanan bagi keluarga modern,” ujar H.S. Sastro, S.H., CEO PT Kelola Aset Nusantara dan PT Okabawe Mulya Propertindo.

Dekat Tol dan Pusat Aktivitas Jakarta

Salah satu keunggulan Mangkubuwono Reserve adalah lokasinya yang berada di koridor Jalan Raya Mabes Hankam. Kawasan ini berjarak sekitar 200 meter atau tiga menit dari Gerbang Tol Bambu Apus dan dikelilingi tiga jaringan tol utama, yakni JORR, Jagorawi, dan Inner Ring Road.

Lokasi tersebut memberikan akses menuju CBD Jakarta sekitar 30 menit dan Bandara Halim Perdanakusuma sekitar 15 menit. Penghuni juga berada dekat dengan berbagai fasilitas pendidikan, kesehatan, pusat komersial, serta kebutuhan sehari-hari.

“Mangkubuwono Reserve memiliki keunggulan ganda, yakni ketenangan resor alami dengan danau serta ruang terbuka hijau yang asri, dikombinasikan dengan konektivitas instan, serta sangat dekat dengan sekolah-sekolah internasional, rumah sakit premium, dan pusat komersial,” kata Sastro.

Kawasan ini terhubung dengan The Amboja Compound yang berjarak sekitar 260 meter dan menjadi Sales Information Point (SIP) resmi Mangkubuwono Reserve. Di dalam kawasan juga tersedia playground, clubhouse, swimming pool, dan gym.

Tiga Tipe Rumah dengan Filosofi Jawa

Mangkubuwono Reserve akan memiliki total 216 unit rumah. Pada tahap awal, tersedia tiga tipe hunian yang masing-masing mengambil inspirasi dari lingkungan dan struktur tradisi keraton Jawa.

Tipe pertama adalah WITANA, berukuran 9x15 meter dengan luas bangunan 174 meter persegi dan luas tanah 135 meter persegi. Terinspirasi dari Witana, area terdalam dan istimewa dalam kompleks istana, tipe ini diposisikan sebagai hunian premium dengan taman pribadi dan fasilitas yang dirancang untuk kebutuhan lintas generasi.

Selanjutnya, PATIHAN berukuran 8x15 meter dengan luas bangunan 156 meter persegi. Luas tanahnya mulai dari 120 meter persegi untuk tipe standard dan 163 meter persegi untuk tipe hook. Nama Patihan merujuk pada tempat tinggal Patih, penasihat utama raja, yang diterjemahkan melalui desain dengan proporsi dan simetri arsitektur yang kuat.

Sementara itu, KALITAN berukuran 8x13,5 meter dengan luas bangunan 139 meter persegi. Luas tanahnya mulai dari 108 meter persegi untuk tipe standard dan 147 meter persegi untuk tipe hook. Tipe ini mengambil inspirasi dari ruang yang berkaitan dengan koneksi dan transisi dalam tradisi istana Jawa, dengan desain yang mengutamakan kehangatan dan keharmonisan keluarga. Harga hunian Mangkubuwono Reserve ditawarkan mulai dari Rp3,5 miliar.

Pengembangan Mangkubuwono Reserve juga mendapat dukungan dari Yayasan Harapan Kita (YHK) melalui sinergi strategis bersama PT Kelola Aset Nusantara.

Sekretaris Yayasan Harapan Kita, Prof.  Ismail Saleh, mengatakan, YHK memandang kawasan hunian tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang yang dapat mendukung kualitas hidup dan interaksi positif masyarakat.

“YHK melihat bahwa sebuah kawasan hunian tidak berdiri sendiri. Di dalamnya terdapat masyarakat, lingkungan, serta peluang untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Karena itu, kami berharap Mangkubuwono Reserve dapat berkembang sebagai kawasan yang tidak hanya nyaman bagi para penghuninya, tetapi juga memberikan manfaat dan kontribusi positif bagi lingkungan serta masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Ke depan, YHK membuka peluang pengembangan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan melalui sinergi dengan sejumlah pihak. Dengan demikian, kehadiran Mangkubuwono Reserve diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pertumbuhan kawasan Jakarta Timur, tetapi juga menghadirkan nilai sosial yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.