Malaysia nilai Sumut miliki peluang besar dalam kerja sama IMT-GT - ANTARA News Sumatera Utara

calendar_today 11.09.2026 - person  - timer ~

Medan (ANTARA) - Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir menilai Sumatera Utara memiliki potensi dan peluang ekonomi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Menurut Akmal, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menunjukkan komitmen kuat dalam memaparkan berbagai potensi ekonomi daerahnya kepada negara-negara anggota IMT-GT.

"Ini kali pertama saya bertemu dengan beliau. Saya melihat potensi yang besar, dan komitmen yang kuat. Paparan yang disampaikan juga menunjukkan banyak peluang ekonomi yang dimiliki Sumatera Utara," kata Akmal seusai menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan, Kamis.

Akmal mengatakan kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Thailand masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan, terutama dalam memperluas pasar, meningkatkan konektivitas, dan memperkuat perdagangan antarwilayah.

Menurut dia, posisi strategis Pulau Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand menjadi keuntungan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Ia mencontohkan Malaysia telah membangun konektivitas logistik melalui Pelabuhan Pulau Pinang yang terhubung dengan jaringan kereta api menuju Perlis dan Thailand.

Skema serupa, menurut dia, dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas bagi kawasan IMT-GT.

"Kita melihat ada peluang ekonomi yang sangat baik untuk terus dikembangkan antara Malaysia, Thailand, dan Indonesia," ujarnya.

Akmal mengatakan kerja sama IMT-GT juga dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia, khususnya dengan Sumatera Utara.

Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 60 penerbangan setiap pekan yang menghubungkan Malaysia dengan Medan. Tingginya konektivitas penerbangan tersebut, menurut dia, menjadi salah satu indikator kuatnya hubungan ekonomi, bisnis, dan mobilitas masyarakat kedua negara.

"Saya sangat berterima kasih atas sambutan yang diberikan. Hubungan kedua negara ini sangat baik dan akan terus berkembang," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memaparkan sejumlah proyek strategis dan peluang investasi Sumatera Utara kepada peserta Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32.

Bobby antara lain menawarkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei seluas 1.934 hektare dan Toba Caldera Resort di Danau Toba seluas 386,72 hektare.

Selain itu, Sumatera Utara menawarkan Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS) seluas 2.445 hektare serta pengembangan pusat ekonomi kreatif, pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE), serta kota cerdas terpadu di Deli Serdang.

Bobby selaku Ketua Forum Kepala Daerah IMT-GT (Chief Ministers' and Governors' Forum/CMGF) juga memaparkan sejumlah proyek dari provinsi lain di Sumatera untuk memperkuat konektivitas dan perekonomian kawasan.

Proyek tersebut antara lain berada di Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Lampung.

Bobby mengatakan CMGF menyampaikan lima rekomendasi untuk memperkuat kerja sama kawasan.

"Salah satunya mendorong mobilisasi sumber daya sepanjang koridor ekonomi IMT-GT dengan pemerintah provinsi dan negara bagian sebagai penggerak utama konektivitas serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata Bobby.

Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan pada Kamis (10/9) dihadiri perwakilan Indonesia, Malaysia, dan Thailand serta dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pertemuan tersebut menegaskan kembali komitmen ketiga negara terhadap Visi IMT-GT 2036 untuk membangun subkawasan yang terintegrasi, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri Ekonomi Malaysia puji potensi ekonomi Sumatera Utara

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.