Mahasiswa Unhan berikan latihan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat Pati

calendar_today 17.10.2026 - person  - timer ~

materi pelatihan yang diberikan meliputi kedisiplinan, latihan peraturan baris-berbaris (PBB), kesehatan diri, kebersihan asrama, etika, serta sopan santun

Pati (ANTARA) - Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) memberikan pelatihan kedisiplinan kepada siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk membentuk karakter, menanamkan kebiasaan hidup tertib, serta meningkatkan kemandirian para pelajar.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pati Fachrudin Dwi Saputro di Pati, Sabtu, mengatakan delapan mahasiswa Unhan RI tersebut datang bersama seorang pendamping pada Jumat (9/10). Setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah, mereka mulai melaksanakan kegiatan pada Senin (12/10), diawali dengan apel pagi dan perkenalan kepada para siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

"Dari kedelapan mahasiswa tersebut, masing-masing bertugas mendampingi siswa di jenjang SD, SMP, dan SMA," ujarnya.

Ia menjelaskan materi pelatihan yang diberikan meliputi kedisiplinan, latihan peraturan baris-berbaris (PBB), kesehatan diri, kebersihan asrama, etika, serta sopan santun. Para siswa juga mendapatkan materi tertulis dan praktik langsung untuk membiasakan perilaku tertib dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam praktik di asrama, mahasiswa Unhan membimbing siswa menata tempat tidur, merapikan pakaian di lemari, serta menjaga kebersihan dan kerapian kamar. Siswa juga dilatih membiasakan diri bangun tepat waktu dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

Selain itu, para siswa mendapatkan pelatihan tata cara upacara pengibaran bendera Merah Putih. Kegiatan tersebut diharapkan membuat mereka lebih siap menjalankan tugas saat upacara bendera setiap Senin.

Pelatihan PBB dilakukan secara bertahap, mulai dari gerakan dasar di tempat hingga gerakan berjalan dan berhenti. Dengan metode praktik langsung, para siswa diharapkan lebih mudah memahami dan menerapkan materi yang diberikan.

Fachrudin mengatakan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pati menampung 320 siswa, terdiri atas 46 siswa SD, 183 siswa SMP, dan 91 siswa SMA. Para siswa tinggal di asrama yang disediakan sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Selain pembelajaran formal dan pelatihan kedisiplinan, sekolah membiasakan siswa mengikuti kegiatan keagamaan sesuai agamanya. Untuk siswa muslim, antara lain mengikuti salat berjamaah lima waktu, mengaji secara mandiri, serta belajar membaca Al Quran dengan pendampingan wali asrama dan tutor sebaya.

Sekolah merencanakan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Unhan RI, Titus Satya Pradipta Rianto mengaku senang mendapat kesempatan mendampingi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pati.

Menurut dia penugasan tersebut menjadi pengalaman baru, terutama dalam melatih kedisiplinan sekaligus memahami karakter para pelajar dengan latar belakang dan kemampuan yang beragam.

Ia mengatakan penugasan itu berlangsung hingga 25 Oktober 2026. Karena itu, dirinya berupaya memanfaatkan waktu yang tersedia secara optimal untuk mendampingi siswa dan memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat.

Melalui kegiatan tersebut, dirinya berharap dapat membantu sekolah menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta etika kepada siswa, baik selama mengikuti pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari di asrama.

Baca juga: Wamenhan minta kadet Unhan bina siswa Sekolah Rakyat tanpa perundungan

Baca juga: 1.500 kadet Unhan latih siswa Sekolah Rakyat disiplin mulai pekan ini

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.