Luluk dan Juliana buka perburuan medali angkat besi di Asian Games 2026

calendar_today 23.09.2026 - person  - timer ~

Luluk dan Juliana buka perburuan medali angkat besi di Asian Games 2026

Rabu, 23 September 2026 09:21 WIB

Image Print

Arsip - Luluk Diana Tri Wijayana meraih medali emas cabang angkat besi SEA Games 2025 setelah memastikan angkatan total tertinggi 184 kg di kelas 48 kg yang digelar di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri. Sabtu (13/12/2025). ANTARA/Aditya Ramadhan/pri.

Jakarta (ANTARA) - Lifter putri Luluk Diana Tri Wijayana dan Juliana Klarisa akan membuka perjuangan tim angkat besi Indonesia untuk berburu medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Luluk dijadwalkan tampil pada Grup A kelas 49 kilogram putri pada Rabu mulai pukul 13.30 waktu setempat atau 11.30 WIB. Ia menjadi salah satu dari tujuh lifter yang bersaing pada grup utama nomor tersebut.

Peluang lifter 21 tahun itu cukup terbuka apabila mengacu pada entry total dalam start list resmi Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).

Luluk memasang entry total 200 kilogram, sama dengan peraih medali perak Olimpiade 2020 asal India Saikhom Mirabai Chanu. Angka itu hanya berada di bawah Ri Song Gum dari Korea Utara yang mencatat 210 kilogram dan Fang Wan-ling asal Chinese Taipei dengan 201 kilogram.

Namun, entry total merupakan angka yang didaftarkan sebelum perlombaan dan tidak otomatis menggambarkan hasil akhir. Persaingan tetap akan ditentukan melalui keberhasilan masing-masing lifter dalam tiga kesempatan angkatan snatch serta clean and jerk.

Luluk datang ke Aichi-Nagoya dengan modal emas SEA Games 2025 Thailand. Saat itu, dia menjadi yang terbaik pada kelas 48 kilogram putri dengan total angkatan 184 kilogram, terdiri atas snatch 84 kilogram dan clean and jerk 100 kilogram.

Pada Kejuaraan Dunia Junior 2025 di Lima, Peru, Luluk juga menunjukkan kekuatan pada snatch setelah merebut emas dengan angkatan 81 kilogram, meski gagal membukukan total setelah tiga percobaan clean and jerk tidak berhasil.

Selain Luluk, Indonesia menurunkan Juliana Klarisa pada kelas 53 kilogram putri. Jadwal kontingen Indonesia mencantumkan Juliana bertanding pukul 10.00 waktu Jepang.

Berdasarkan start list terbaru IWF, Juliana berada di Grup B dengan entry total 190 kilogram. Ia bersaing bersama Zahra Alhashmi dari Uni Emirat Arab, Nadia Elizabeth El Samman dari Lebanon, serta Marjia Akter Ekra dari Bangladesh.

Perebutan posisi akhir kelas 53 kilogram kemudian turut ditentukan oleh hasil Grup A yang berlangsung pukul 17.00 waktu setempat. Di grup utama terdapat sejumlah lifter dengan entry total lebih tinggi, antara lain Kang Hyon Gyong dari Korea Utara 215 kilogram, serta Zhao Jinlan dari China, Rosegie Ramos dari Filipina, dan Nigora Abdullaeva dari Uzbekistan yang sama-sama memasang 210 kilogram.

Juliana memiliki pengalaman menghadapi persaingan Asia. Ia meraih perunggu snatch kelas 55 kilogram pada Kejuaraan Asia 2025 dengan angkatan 82 kilogram. Pada Asian Games Hangzhou 2022, Juliana finis kesembilan kelas 55 kilogram dengan total 185 kilogram.

Luluk dan Juliana menjadi dua lifter pertama Indonesia yang tampil pada Asian Games 2026. Secara keseluruhan, PB PABSI membawa delapan lifter.

Selain Luluk dan Juliana, Merah Putih juga menyiapkan Natasya Beteyob pada kelas 61 kilogram serta Indah Afriza pada kelas 69 kilogram.

Sementara untuk putra Ricko Saputra pada kelas 60 kilogram, Eko Yuli Irawan (65 kilogram), juara bertahan Asian Games Rahmat Erwin Abdullah (75 kilogram), serta peraih emas Olimpiade Paris 2024 Rizki Juniansyah yang menjalani debut Asian Games pada kelas 85 kilogram.

Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026