Lokasi sebaran rafflesia ke 19 di Agam ditemukan

calendar_today 26.07.2026 - person  - timer ~

Lubukbasung (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menyatakan lokasi sebaran rafflesia ke 19 di Kabupaten Agam ditemukan dan ini menjadi kekayaan destinasi wisata kabupaten tersebut dalam menarik kunjungan.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Minggu, mengatakan lokasi sebaran rafflesia ke 19 di Agam berada di Rimbo Mangin, Jorong Batu Gadang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh.

"Sebaran ke 19 rafflesia tersebut dengan jenis rafflesia gadutensis," katanya.

Ia mengatakan rafflesia gadutensis tersebut ditemukan pada pertengahan 2025 oleh Simon warga Mudiak Palupuh, Nagari Koto Rantang.

Simon menemukan rafflesia tersebut ketika mencari rotan dan temuan tersebut diberitahukan pada Sabtu (25/7/2026).

"Ini merupakan sebaran rafflesia ke 19, karena sebelumnya hanya ada di 18 titik," katanya.

Ia menambahkan 18 sebaran bunga langka dan dilindungi tersebut tersebar di Kecamatan Palupuh (termasuk Cagar Alam Batang Palupuh), Palembayan, Tanjung Raya (sekitar Danau Maninjau), Baso, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Malalak, dan Matur dengan jenis Arnoldi, Tuan-mudae, gadutensis dan lainnya.

Dengan adanya temuan baru bunga dilindungi Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu, maka menambahkan destinasi wisata untuk menarik kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

"Keberadaan bunga langka dan dilindungi itu bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan ke daerah itu dan tinggal untuk mengelola dengan baik, agar keberadaan bunga tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan," katanya.

Ia mengakui rafflesia gadutensis ditemukan pertama kali oleh W. Meijer pada 1984 di kawasan Ulu Gadut, Kota Padang.

Bunga ini sangat berbeda dengan bunga rafflesia yang lain, memiliki bentuk corak khas dan ukuran yang kecil.

Bunga berdiameter sekitar 40-60 centimeter, dengan lima kelopak berbintik putih.

"Bunga raflesia ini tumbuh pada inangnya, liana menjalar tetrastigma lanceolarium yang termasuk keluarga vitaceae," katanya.