Jakarta -
Padel tidak cuma untuk adu kehebatan di atas lapangan. Tapi, lebih dari itu, padel juga bisa jadi acara berbagi ke sesama yang membutuhkan.
Padel kini sudah jadi gaya hidup masyarakat urban dengan menjamurnya lapangan di mana-mana. Lalu, turnamen padel juga makin banyak, tidak cuma untuk atlet profesional tapi juga amatir.
Wajar jika padel kini jadi sarana untuk berbagai hal di luar olahraga sebagai intinya. Salah satunya lewat kegiatan Rally for Cancer yang dinisiasi sekelompok anak muda untuk membantu para pejuang kanker
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun keduanya ini, Rally for Cancer menggaet YouC1000 sebagai mitra sponsor resmi. Hingga 22 Juli, Rally for Cancer 2.0 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 120 juta yang akan disalurkan kepada lima pasien kanker payudara, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), dan Lovepink Indonesia.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menciptakan perubahan sosial. Pada edisi tahun lalu, Rally for Cancer yang bekerja sama dengan Ultra Milk mengumpulkan dana sebesar Rpv122,75 juta yang disalurkan melalui Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) untuk membantu 12 anak penderita leukemia.
Hebatnya Rally for Cancer adalah para inisiatornya yang merupakan pelajar SMP dan SMA yang memiliki kepedulian terhadap pasien kanker dan ingin menghadirkan dampak nyata melalui olahraga, edukasi, dan aksi sosial.
Dipimpin Joseph Owen Lauw, anggota timn lainnya adalah Jesstin Arteta Djunaidi, Kiara Isabelle Davina Napitupulu, Gabrielle Marnandus, dan Florence Joy Widjaja.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang berfokus pada penggalangan dana, Rally for Cancer 2.0 memperluas dampaknya melalui rangkaian kegiatan edukatif dan pemberdayaan bagi penyintas kanker.
Joseph Owen Lauw selaku inisiator acara menyebut inisiatif tersebut berangkat dari pengalaman pribadi. Beberapa anggota keluarganya pernah maupun sedang berjuang melawan kanker.
Pengalaman tersebut menggerakkan hati Owen untuk menghadirkan dukungan yang dapat membantu meringankan perjuangan para pasien dan penyintas salah satu penyakit terganas di dunia tersebut.
Rally for Cancer 2.0 Foto: Istimewa
"Acara ini bukan hanya tentang bermain padel, tetapi juga menyebarkan cinta, sukacita, dan kebersamaan untuk mendukung pasien kanker payudara. Kami ingin seluruh peserta bersatu melalui olahraga untuk mendukung tujuan yang lebih besar daripada sekadar pertandingan," kata Owen dalam keterangan kepada media.
Rangkaian kegiatan sudah dilakukan sejak 5 Juli dengan puncaknya adalah turnamen padel amal pada 18 Juli di IPC Padel Club Kedoya, Jakarta, yang mempertemukan komunitas olahraga, organisasi kanker, sponsor, dan masyarakat umum dalam satu gerakan sosial.
"Saya selalu percaya bahwa olahraga itu bisa memberikan banyak hal untuk kehidupan, termasuk acara yang kami buat ini," sambungnya.
Dampak program ini juga dirasakan langsung oleh para penerima manfaat. Herlina (49), penyandang kanker payudara yang saat ini menjalani terapi radiasi akibat penyebaran kanker ke leher dan tulang belakang, mengaku bantuan dari Rally for Cancer sangat berarti baginya.
"Dana yang saya terima dari Rally for Cancer sangat membantu kehidupan saya sehari-hari selama menjalani perawatan di Jakarta. Saya juga sangat bersyukur bertemu dengan Rally for Cancer. Kalian adalah anak-anak muda yang hebat yang menjadi saluran berkat bagi banyak orang yang membutuhkan," ujarnya.
menunjukkan bagaimana sinergi antara komunitas olahraga, organisasi kanker, sponsor, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak sosial yang lebih luas.
(mrp/nds)