Kamis, 3 September 2026 10:34 WIB
Anggota DPRD Barito Selatan, Raden Sudarto saat diwawancarai di Buntok, Kamis (3/9/2026). ANTARA/Bayu Ilmiawan
Buntok (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah Raden Sudarto mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat memperkuat sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran pada setiap kecamatan.
"Kita berharap pada 2027 mendatang setiap kecamatan memiliki armada pemadam kebakaran, baik mobil tangki maupun kapal pemadam," katanya, di Buntok, Kamis.
Dikatakannya, ketersediaan armada di setiap wilayah sangat penting untuk mempercepat penanganan kebakaran, baik yang terjadi di kawasan permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang seperti yang saat ini masih terjadi.
“Selain diadakannya mobil tangki pemadam maupun kapal pemadam di setiap kecamatan, kita juga berharap setiap desa memiliki mesin pompa portabel yang bisa dibawa ke mana-mana untuk memadamkan api,” kata legislator yang akrab dengan sapaan Haji Alex itu.
Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barito Selatan ini juga meminta agar seluruh peralatan pemadam kebakaran milik pemerintah daerah, baik yang berada di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan maupun di organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, segera diperiksa dan diperbaiki apabila mengalami kerusakan.
Ia menilai, keberadaan petugas pemadam saja tidak cukup apabila tidak didukung peralatan yang memadai dan siap digunakan ketika terjadi bencana.
“Kita tidak ingin bila terjadi kebakaran, meskipun banyak petugas yang datang, namun tidak berdaya akibat alat-alat yang dimiliki rusak dan hanya bisa jadi penonton,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengadaan armada baru maupun perbaikan peralatan pemadam yang rusak harus menjadi salah satu skala prioritas dalam perencanaan anggaran daerah.
Menurutnya, kegiatan yang tidak mendesak sebaiknya dapat ditunda atau dievaluasi agar anggaran dapat diarahkan untuk kebutuhan yang benar-benar berkaitan dengan keselamatan masyarakat.
“Pengadaan pemadam kebakaran maupun perbaikan peralatan pemadam harus menjadi skala prioritas. Untuk kegiatan lainnya yang tidak mendesak, singkirkan saja atau ditunda,” ujarnya.
Ia mencontohkan kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara beberapa waktu lalu.
Akibat kondisi kemarau, menyebabkan warga kesulitan memperoleh sumber air, ditambah keterbatasan peralatan pemadam, menyebabkan penanganan kebakaran menjadi lebih sulit, sehingga ada beberapa rumah yang terbakar.
"Seandainya peralatan pemadam memadai, semestinya tidak sampai seperti itu,” demikian Raden Sudarto.
Baca juga: Pemkab Barsel tambah anggaran BTT tangani karhutla dan krisis air bersih
Baca juga: Pemkab Barito Selatan ajukan permintaan dukungan water bombing tangani karhutla
Baca juga: Dishub Barsel pastikan lampu lalu lintas normal dalam dua hari
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.