Rabu, 16 September 2026 14:53 WIB
Tim sosialisasi KPU Parigi Moutong memberikan pendidikan demokrasi kepada pemilih pemula di kabupaten itu, Rabu (16/9/2026). ANTARA/HO-KPU Parigi Moutong
Parigi, Sulteng (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) menyasar 28 sekolah di kabupaten itu untuk melaksanakan sosialisasi tentang pendidikan kepemiluan segmen pemilih pemula.
"Pemilih pemula penting diberi pemahaman sejak dini tentang kepemiluan, karena mereka akan berpartisipasi dalam pesta demokrasi 2030," kata Ketua KPU Parigi Moutong Ariyana di Parigi, Rabu.
Ia menjelaskan edukasi kepemiluan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab penyelenggara pemilu, meskipun saat ini belum masuk pada tahapan pemilihan umum.
Langkah itu merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini, sekaligus membangun partisipasi aktif generasi muda dalam agenda demokrasi lima tahunan.
"Kami mengenalkan mereka fungsi, peran, dan proses pemilihan umum dalam sistem demokrasi, termasuk mengenalkan kerja-kerja KPU sebagai penyelenggara pemilu," ujarnya.
Ia mengemukakan sosialisasi pendidikan pemilih pemula dilaksanakan tiga hari mulai 16-18 September 2026 dengan melibatkan enam tim dari KPU.
Dari kegiatan itu KPU ingin membentuk pemilih cerdas dan kritis menelaah visi dan misi serta program kerja calon pemimpin tanpa mudah terpengaruh politik uang.
"Demokrasi yang kuat harus ditunjang dengan integritas pemilih maupun penyelenggara pemilu," ucap Ariyana.
Dia mengatakan pendidikan pemilih juga menjadikan anak muda sebagai penggerak yang cerdas dalam menyaring informasi, melawan berita bohong (hoaks), dan mengawasi jalannya pemilu secara berintegritas.
"Berkaca pada Pemilu 2024, angka partisipasi pemilih di Parigi Moutong 81 persen melampaui target ditetapkan 80 persen. Ini menunjukkan demokrasi di daerah semakin baik," kata dia.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026