Jakarta -
Selain bikin melek, kafein pada kopi punya sejumlah manfaat untuk fungsi seksual, mulai dari stamina hingga testosteron. Ini daftarnya.
Minum kopi tak cuma jadi andalan untuk mengusir kantuk. Minuman berkafein ini juga disebut punya sejumlah manfaat yang berkaitan dengan fungsi seksual.
Beberapa penelitian menemukan kafein berpotensi memengaruhi aliran darah, testosteron, stamina, hingga kecemasan seksual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, efeknya masih berbeda-beda pada tiap orang. Lantas, benarkah minum secangkir kopi bisa memberi efek positif untuk kehidupan seksual?
Kopi dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi. Foto: Getty Images/iStockphoto/AnuwatTess
Kopi dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi (DE), meski bukti ilmiahnya masih beragam. Kandungan kafein dipercaya memberi efek relaksasi pada otot polos tubuh.
Efek ini diduga membuat pembuluh darah di penis lebih rileks. Aliran darah pun bisa meningkat sehingga fungsi ereksi terbantu.
Studi tahun 2015 menunjukkan konsumsi 85-170 mg kafein per hari berkaitan dengan risiko DE 42% lebih rendah. Hasil ini memberi indikasi manfaat potensial kopi.
Namun, penelitian tahun 2017 pada pria usia 40-75 tahun tidak menemukan hubungan tersebut. Artinya, efek kopi terhadap DE masih perlu diteliti lebih lanjut.
Sejumlah penelitian menunjukkan kafein dalam dosis rendah berpotensi meningkatkan kadar testosteron. Hormon ini berperan dalam gairah seksual serta kemampuan mencapai dan mempertahankan ereksi.
Studi 2024 pada atlet menemukan konsumsi kafein sebelum olahraga dapat meningkatkan testosteron sementara setelah latihan. Efek ini dibandingkan dengan atlet yang tidak mengonsumsi kafein.
Di luar aktivitas olahraga, manfaat kafein masih belum jelas. Konsumsi kurang dari 400 mg per hari mungkin sedikit meningkatkan testosteron, sedangkan dosis lebih tinggi bisa menurunkannya.
Meski begitu, efek kafein terhadap testosteron cenderung kecil dan hanya sementara. Manfaatnya kemungkinan lebih terasa jika kafein dikombinasikan dengan aktivitas olahraga.
Manfaat kopi untuk gairah seksual. Foto: Getty Images/iStockphoto/AnuwatTess
Kafein disebut berpotensi meningkatkan stamina seksual dengan membantu menaikkan energi dan suasana hati.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan minuman berkafein dapat meningkatkan stamina fisik dan mental.
Stamina seksual dipengaruhi AMP, produk sampingan metabolisme energi yang dapat menurunkan energi dan fungsi seksual saat kadarnya tinggi.
Kafein diduga melawan efek tersebut dengan memengaruhi reseptor di otak. Kopi sekitar 45 menit sebelum berhubungan seksual berpotensi meningkatkan stamina.
Kecemasan performa seksual adalah rasa takut atau stres saat berhubungan seks. Kondisi ini bisa memicu disfungsi ereksi meski tidak ada masalah fisik.
Pemicunya beragam, seperti masalah citra tubuh, kekhawatiran ukuran penis, masalah hubungan, hingga takut tidak bisa memuaskan pasangan. Kopi tidak dapat mengatasi penyebab tersebut.
Namun, kafein disebut dapat meningkatkan energi, kewaspadaan, dan rasa nyaman pada pria. Efek ini berpotensi mendukung fungsi seksual yang lebih baik.
Pada wanita, konsumsi kafein lebih dari 400 mg per hari justru dikaitkan dengan peningkatan kecemasan. Karena itu, efek kafein terhadap kecemasan bisa berbeda pada pria dan wanita.
Halaman 2 dari 2
(raf/adr)