Bagikan:
JAKARTA - Konflik di Timur Tengah meluas dalam beberapa hari terakhir, seiring meningkatnya ketegangan antara kelompok pemberontak Houthi Yaman dan Arab Saudi.
Diulas CNN, Senin, 10 Agustus, berikut gambaran mengenai bagaimana situasi memanas selama akhir pekan:
Jumat
Setelah kelompok militan Houthi yang didukung Iran mengaku telah melancarkan operasi militer "berskala besar" yang menargetkan pasukan Saudi pada Kamis, menteri kesehatan dari pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menyatakan dua warga sipil tewas dan 14 lainnya terluka akibat serangan Houthi di provinsi Marib bagian timur.
Kemudian pada hari yang sama, pihak Houthi mengklaim telah menyerang pasukan, gudang, kendaraan, dan peralatan militer Saudi di kamp Sahn al-Jinn, sebuah pangkalan militer utama yang terletak di sebelah utara pusat kota Marib.
Pada Jumat pekan lalu, Arab Saudi, Pakistan, dan Turki menandatangani perjanjian pertahanan bersama ala NATO yang menetapkan serangan terhadap salah satu dari mereka "akan dianggap sebagai serangan terhadap mereka semua."
Sabtu
Pada Sabtu, pasukan pemerintah Yaman melancarkan operasi militer yang menargetkan kelompok Houthi, menurut pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Yaman.
"Angkatan Bersenjata kami melaksanakan operasi militer terhadap pasukan dan kemampuan milisi Houthi beserta elemen-elemen terorisnya di beberapa front sepanjang garis kontak dengan pasukan kami," ujar Kolonel Majed al-Nuzaili, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, dalam pernyataan video.
Minggu
Keesokan harinya, kelompok Houthi mengklaim telah melakukan serangan terhadap kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco, kilang minyak mentah utama yang terletak di pesisir Laut Merah di bagian barat daya Arab Saudi.
Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan tidak ada laporan mengenai korban luka akibat kebakaran yang ditimbulkan oleh serangan tersebut.
Beberapa waktu kemudian, kelompok Houthi juga mengklaim telah melancarkan operasi militer berskala besar dan presisi yang menyasar pasukan Saudi di kota Mocha, Yaman, yang terletak di tepi Laut Merah.
Angkatan bersenjata pemerintah Yaman menyatakan mereka menggagalkan serangan teroris yang licik oleh milisi Houthi yang menargetkan pelabuhan komersial Mocha.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+