
Alarm mulai berbunyi di kubu Timnas Spanyol. Beberapa hari sebelum menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal tidak terlihat mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya.
Pemain Barcelona berusia 19 tahun itu justru menjalani latihan terpisah. Situasi tersebut langsung memunculkan kekhawatiran mengingat Yamal menjadi salah satu pemain paling menonjol saat Spanyol menyingkirkan Prancis di semifinal.
Tanda-tanda masalah sebenarnya sudah muncul sejak laga melawan Prancis pada Selasa malam. Seusai pertandingan, Yamal terlihat berjalan terpincang-pincang setelah benturan dengan Kylian Mbappe pada fase akhir pertandingan.
Dalam momen itu, ia sempat memegangi bagian pahanya. Meski tidak membutuhkan perawatan medis dan mampu menuntaskan laga hingga peluit akhir, kondisi tersebut tetap memicu tanda tanya soal kebugarannya.
Kekhawatiran semakin bertambah ketika Yamal tidak ikut latihan tim pada sesi terbaru. Bagian pahanya juga tampak dibalut perban tebal saat menjalani latihan individu.
Spanyol punya alasan untuk berhati-hati. Sebelum Piala Dunia dimulai, Yamal memang datang dengan kondisi cedera hamstring yang membuatnya harus melewatkan akhir musim bersama Barcelona.
BACA JUGA:
Meski begitu, kabar yang beredar masih cukup melegakan bagi pendukung La Roja. Jurnalis Alfredo Martinez melaporkan bahwa keyakinan di internal tim tetap kuat bahwa Yamal akan siap dimainkan saat menghadapi Argentina pada final yang digelar Minggu di New Jersey atau Senin dini hari WIB.
Sepanjang turnamen, Yamal memang tidak langsung tampil dalam performa terbaik karena masih memulihkan kondisi hamstring. Namun, permainannya terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan.
Kontribusinya juga semakin terasa, terutama pada fase gugur. Saat menghadapi Prancis, ia memenangkan penalti yang berujung gol pembuka Mikel Oyarzabal, terus merepotkan pertahanan lawan lewat kemampuan menggiring bola dan kreativitasnya, bahkan sempat mencetak gol yang kemudian dianulir akibat offside tipis.
Dengan final tinggal menghitung hari, staf pelatih yang dipimpin Luis de la Fuente memilih tidak mengambil risiko terhadap kondisi sang pemain. Untuk saat ini, keyakinan di kubu Spanyol tetap sama: Lamine Yamal diperkirakan akan tersedia saat menghadapi Argentina meski harus melewatkan sesi latihan bersama.
Final Piala Dunia adalah pertandingan yang tidak memberi ruang untuk kesalahan, sehingga memaksakan pemain yang masih merasakan ketidaknyamanan justru bisa memperburuk situasi.
Selama peluang Yamal pulih sepenuhnya masih terbuka, menjaga kondisinya hingga hari pertandingan merupakan pilihan yang lebih bijak dibanding mengambil risiko pada sesi latihan.
Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.