Komite Wasit Sebut Lee Kang-in Seharusnya Kartu Merah usai Tekel Brutal ke Federico Valverde

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Derbi Atletico Madrid vs Real Madrid pada pekan ketujuh La Liga menyisakan kontroversi meski tuan rumah menang 2-1. Sejumlah keputusan wasit Ortiz Arias mendapat protes keras dari kubu Real Madrid.

Kini, Komite Teknis Wasit (CTA) Spanyol memberikan penilaian terhadap beberapa insiden penting dalam pertandingan tersebut. Salah satunya adalah tekel Lee Kang-in terhadap Federico Valverde.

Menurut laporan AS, CTA menilai gelandang Atletico Madrid itu seharusnya mendapat kartu merah. Pelanggaran tersebut bahkan tidak dihukum Ortiz Arias dan tidak ditinjau melalui VAR.

CTA juga meninjau insiden Dean Huijsen dan Cristian Romero. Namun, penilaian terhadap kedua kejadian tersebut berbeda.

Atletico Madrid Vs Real Madrid

Perbesar

Penyerang Atletico Madrid Kanada #15, Jonathan David (kanan), mencetak gol kedua timnya melewati kiper Real Madrid Belgia #01, Thibaut Courtois, selama pertandingan liga Spanyol antara Club Atletico de Madrid dan Real Madrid CF di stadion Metropolitano di Madrid pada 20 September 2026. (Thomas COEX/AFP)

Tekel Lee Kang-in terhadap Valverde menjadi salah satu insiden paling kontroversial dalam derbi Madrid. Pelanggaran tersebut menyebabkan pemain Real Madrid mengalami cedera, tetapi tidak mendapat hukuman dari Ortiz Arias.

Insiden itu juga tidak memicu intervensi VAR sehingga Lee Kang-in tetap berada di lapangan. Setelah ditinjau, CTA menilai pelanggaran tersebut cukup serius untuk diganjar kartu merah langsung.

Untuk insiden Huijsen dan Giuliano Simeone, CTA menilai kartu merah memang layak diberikan. Bek Real Madrid itu menarik Simeone tanpa berupaya memainkan bola hingga menyebabkan penalti.

Ortiz Arias awalnya hanya memberikan penalti tanpa kartu merah kepada Huijsen. VAR kemudian melakukan intervensi dan kartu merah akhirnya diberikan kepada bek Real Madrid tersebut.

CTA Punya Pandangan Berbeda soal Romero

Jude Bellingham, Cristian Romero

Perbesar

Jude Bellingham dari Real Madrid dan Cristian Romero dari Atletico Madrid meringis kesakitan di lapangan setelah terlibat benturan dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Madrid, Minggu, 20 September 2026. (Foto AP/Bernat Armangue)

Situasi Cristian Romero memiliki penilaian berbeda dari CTA. Ortiz Arias awalnya memberikan kartu kuning kepada Jude Bellingham karena menganggap gelandang Real Madrid itu melakukan pelanggaran.

VAR kemudian memastikan bahwa Romero yang melakukan pelanggaran. Insiden tersebut lantas ditinjau sebagai kemungkinan pelanggaran yang layak mendapat kartu merah.

Namun, Ortiz Arias akhirnya tidak mengusir Romero dari lapangan. Menurut laporan AS, CTA menerima keputusan tersebut karena menilai insiden itu membingungkan.

Penilaian CTA membuat kontroversi kepemimpinan Ortiz Arias dalam derbi Madrid kembali mencuat. Dari tiga insiden utama, dua melibatkan intervensi VAR, sementara tekel Lee Kang-in terhadap Valverde justru terlewat tanpa pemeriksaan, meski kini dinilai seharusnya berbuah kartu merah.

Sumber: Madrid Universal

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Jadwal Asian Games 2026: Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Hadapi Musuh Bebuyutan