Jakarta (ANTARA) - Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, yakni ANTARA Heritage Center (AHC), Jakarta, Kamis, dan mengapresiasi masih terawatnya ruang kerja beserta meja dan kursi yang pernah digunakan oleh Wakil Presiden Ke-3 Republik Indonesia sekaligus pendiri ANTARA, Adam Malik.
Kunjungan itu dilakukan oleh Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay serta dua Wakil Ketua Komisi VII DPR RI masing-masing Rahayu Saraswati dan Evita Nursanty.
"Saya agak terkejut juga ya kantornya Pak Adam Malik masih ada dan tempat kursi beliau masih dipertahankan, ketika ada orang lain yang datang saya kira juga perlu diperlihatkan," kata Saleh saat diwawancarai ANTARA.
Mereka pun melihat setiap ruang kerja termasuk ruang redaksi, tempat kerja pemberitaan. Selain itu, para legislator yang membidangi urusan penyiaran publik itu pun berkunjung ke lokasi pertama kalinya informasi kemerdekaan Indonesia disiarkan ke dunia.
Menurut Saleh, cerita sejarah mengenai peran ANTARA dalam perjuangan kemerdekaan harus semakin diketahui oleh publik, khususnya generasi muda. Terlebih lagi, alat-alat penyebar luas informasi itu masih terawat dan disimpan oleh ANTARA.
"Jadi, kita berharap itu nanti suatu waktu akan tetap bisa kita lihat. Jadi, siapapun nanti generasi yang akan datang ini 2, 3 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun dan seterusnya itu barang-barang itu masih tetap ada di sini," kata dia.
Saleh menilai ruangan-ruangan dan alat-alat bersejarah yang dimiliki oleh ANTARA itu sangat berharga. Sekaligus, kata dia, hal itu juga menjadi bukti bahwa sosok Adam Malik adalah seorang jurnalis tulen.
Karena itu, menurut dia, jurnalis-jurnalis sekarang pun jangan merasa bahwa kariernya hanya akan berada di lingkup jurnalistik saja. Namun, kata dia, jurnalis juga bisa menjadi politikus.
"Bahkan beliau (Adam Malik) adalah juga pernah menjadi duta besar Indonesia di luar negeri dan juga pernah menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia," ucap Saleh.
Baca juga: Komisi VII DPR sepakat perkuat PSO ANTARA dengan penyusunan regulasi
Baca juga: ANTARA tingkatkan kualitas demi tangkal ancaman disinformasi di 2027
Baca juga: Komisi VII DPR rapat dengan ANTARA-BSN bahas RKA K/L 2027 hari ini
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Uploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.