Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:01 WIB
Jakarta, VIVA – Nama Jennifer Coppen dan Kirana Larasati menjadi sorotan setelah kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak yang melibatkan PT Divine Gold Jewelry atau Nellava Bullion mencuat ke publik. Perusahaan tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri setelah puluhan konsumen mengaku mengalami kerugian dengan nilai yang ditaksir mencapai Rp25 miliar.
Baca Juga
Keterkaitan kedua artis tersebut dengan perusahaan menjadi perhatian lantaran mereka pernah terlibat dalam kegiatan promosi. Di tengah proses hukum yang berjalan, Jennifer Coppen dan Kirana Larasati pun menyampaikan klarifikasi mengenai hubungan profesional mereka dengan perusahaan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keduanya mengambil langkah dengan menghentikan kerja sama dan menyatakan kesiapan untuk bersikap kooperatif apabila diperlukan oleh aparat penegak hukum. Namun, penting dicatat bahwa nama yang disebut dalam aktivitas promosi tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam tindak pidana.
Baca Juga
Lantas, bagaimana penjelasan Jennifer Coppen dan Kirana Larasati terkait kasus yang merugikan puluhan konsumen tersebut?
1. Jennifer Coppen Tegaskan Perannya sebagai Brand Ambassador
Baca Juga
Jennifer Coppen memberikan klarifikasi melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Ia menjelaskan bahwa keterlibatannya dengan perusahaan dimulai pada Januari 2026 dalam kapasitas sebagai brand ambassador.
Menurut Jennifer, tanggung jawabnya dalam kerja sama tersebut terbatas pada pembuatan konten promosi dan kehadiran dalam acara. Ia menegaskan tidak terlibat dalam pengelolaan internal perusahaan, termasuk urusan keuangan dan transaksi dengan pelanggan.
"Saya tidak memiliki keterlibatan dalam manajemen internal, pengelolaan dana, transaksi dengan pelanggan, proses penjualan, maupun pengambilan keputusan operasional perusahaan," tegas Jennifer, dikutip Sabtu (10/10/2026).
Jennifer juga menyatakan tidak pernah menerima komisi yang dihitung berdasarkan penjualan produk kepada pelanggan. Klarifikasi tersebut disampaikan untuk menjelaskan batas tanggung jawabnya dalam hubungan profesional dengan perusahaan.
2. Jennifer Coppen Akhiri Kontrak Sejak Juni 2026
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain menjelaskan perannya, Jennifer mengungkapkan bahwa dirinya bersama pihak manajemen telah memutuskan mengakhiri kerja sama lebih awal pada 19 Juni 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah muncul keluhan pelanggan terkait transaksi dengan perusahaan. Penghentian kontrak itu menjadi salah satu langkah yang disampaikan Jennifer dalam menjelaskan posisinya di tengah persoalan yang kini bergulir secara hukum.
Halaman Selanjutnya
Jennifer berharap masyarakat dapat membedakan aktivitas promosi yang pernah dilakukannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang ditangani aparat.