Lantas, apa saja kandungan nutrisi dan manfaat kimpul untuk kesehatan? Simak penjelasan lengkapnya, termasuk cara mengolah kimpul agar aman dikonsumsi.
Baca Juga: Crank 2: High Voltage Tayang Malam Ini di Bioskop Trans TV, Jason Statham dengan Aksi Brutal
Kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang dapat menjadi sumber karbohidrat. Kandungan gizinya bisa berbeda-beda tergantung jenis kimpul, kondisi saat ditanam, hingga cara pengolahannya.
Berdasarkan data FAO untuk umbi Xanthosoma sagittifolium, dalam 100 gram kimpul terdapat sekitar 136 kalori, 28,9 gram karbohidrat, 3,3 gram protein, 2 gram serat, dan 0,3 gram lemak.
Selain itu, kimpul juga mengandung beberapa mineral, seperti sekitar 15 mg kalsium, 0,7 mg zat besi, dan 0,34 mg zinc. Kandungan tersebut membuat kimpul tidak hanya menjadi sumber energi, tetapi juga dapat melengkapi kebutuhan zat gizi dari makanan sehari-hari.
Kimpul mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama bagi tubuh sehingga kimpul dapat dijadikan alternatif sumber karbohidrat selain nasi, kentang, atau jenis umbi lainnya.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Italia yang Wajib Dikunjungi
Kimpul juga mengandung serat yang dibutuhkan tubuh. Asupan serat yang cukup dapat membantu menjaga fungsi sistem pencernaan dan mendukung pola makan yang lebih seimbang.
Kandungan protein dalam kimpul memang tidak setinggi makanan seperti telur, ikan, daging, atau kacang-kacangan. Namun, kimpul tetap dapat memberikan tambahan protein ketika dikonsumsi sebagai bagian dari menu yang beragam.
Kimpul mengandung sejumlah mineral, termasuk kalsium, zat besi, dan zinc. Tubuh membutuhkan mineral tersebut untuk menjalankan berbagai fungsi penting, mulai dari menjaga kesehatan tulang hingga membantu pembentukan sel darah dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.