Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

calendar_today 14.08.2026 - person  - timer ~

Galeri Foto

Andi Annisa Dwi R - detikFood

Jumat, 14 Agu 2026 15:00 WIB

Jakarta - Tahun lalu viral sebuah bakery menggunakan klaim gluten free palsu. Seorang konsumen pun melaporkan pemilik bakery ke polisi. Begini perkembangan kasusnya.

.

Kasus bakery yang memalsukan klaim gluten free viral setelah diungkap chef Yohanes Adhijaya atau dikenal sebagai Koko Ragi. Pada 7 Oktober 2025, ia mendapat laporan dari seorang pengikut (followers) Instagram yang temannya menjadi korban praktik curang bakery tersebut. Foto: Instagram @yohanesadhijaya/@bakengrind.ads

Tak Hanya Kisruh Klaim Gluten Free, Bakery Ini Kemas Ulang Produk Populer

Korban bernama Felicia Elizabeth, pemilik akun Instagram @feliz88eliz, menceritakan kronologi yang membuat anak balitanya jadi korban. Usai mengonsumsi produk Bake n Grind, anaknya mengalami reaksi alergi (flare-up) cukup parah, sampai area wajah dan mata anaknya bengkak. Foto: Instagram feliz88eliz

Tak Hanya Kisruh Klaim Gluten Free, Bakery Ini Kemas Ulang Produk Populer

Felicia Elizabeth mengungkap praktik curang bakery bernama Bake n Grind tersebut. Mereka memalsukan klaim gluten free, dairy free, egg free, plant based, dan lainnya. Mereka juga mengemas ulang produk lain (repackage) untuk seolah-olah dijual sebagai produknya, tanpa mempertimbangkan klaim yang sudah dibuat. Foto: Instagram feliz88eliz

Tak Hanya Kisruh Klaim Gluten Free, Bakery Ini Kemas Ulang Produk Populer

Untuk membuktikan klaim palsu tersebut, Felicia Elizabeth mengambil langkah tegas. Ia mengirimkan sampel produk Bake n Grind ke laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech untuk dilakukan pengujian kandungan gluten. Hasil uji yang keluar pada 24 September 2025 menunjukkan kue yang diklaim gluten free ternyata positif mengandung gluten. Foto: Instagram feliz88eliz

Begini Respons Pemilik Bakery yang Palsukan Klaim Gluten Free usai Viral

Setelah kasusnya viral, Felicia Elizabeth sempat bertemu langsung pemilik Bake n Grind, Felicia Novenna. Ia mengakui dan menyesali semua tindakannya dan meminta maaf. Yang bersangkutan juga disebut akan memberikan klarifikasi/permohonan maaf di Instagramnya, tapi ternyata tidak kunjung dilakukan hingga 16 Oktober 2025. Foto: Instagram feliz88eliz

Felicia Elizabeth, korban Bake n Grind, memutuskan lapor polisi atas kasus klaim sehat palsu yang dilakukan bakery tersebut.

Sampai akhirnya Felicia Elizabeth melaporkan pemilik Bake n Grind ke Polda Metro Jaya pada 17 Oktober 2025. Selama hampir 1 tahun, FE sudah memenuhi panggilan, memberikan bukti-bukti, dan menyaksikan belasan saksi diperiksa, tapi prosesnya masih di tahap penyelidikan alias jalan di tempat. Foto: Instagram feliz88eliz

Bake n Grind, kasus bakery gluten free palsu

Terbaru, lewat unggahan Instagram @feliz88eliz (12/8), Felicia Elizabeth mengungkap fakta baru kasus ini. "Di tengah menggantungnya kasus ini, yang membuat saya tidak habis pikir adalah saya dilaporkan oleh yang bersangkutan (FN) atas dugaan: Pasal 433 KUHP & UU ITE - Pencemaran Nama Baik dan ITE dan Pasal 100 UU No.20/2016 - Pelanggaran Merek," tulisnya. Foto: Instagram feliz88eliz

Babak Baru Kasus Bakery Gluten Free Palsu

Felicia Elizabeth menegaskan dirinya hanya mencoba menyuarakan kebenaran. "Ketika korban justru dituntut dan dikriminalisasi, rasanya keadilan makin jauh dari genggaman. Saya kehabisan arah, tapi saya menolak untuk menyerah. Jangan sampai ada lagi korban baru," katanya. Foto: Instagram @feliz88eliz

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Kilas Balik Kasus Bakery Gluten Free Palsu, Balita Jadi Korban

Berita Terkait

Berita detikcom Lainnya

Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran

detikNews

Pelabuhan & Bandara di NTT Rusak Diguncang Gempa

detikFinance

WAMI Bagikan Royalti Rp 45 M, Roby Satria-Eross Sheila On 7 Penerima Terbanyak

detikHot

Kabar Terbaru Suzuki XBee, Kapan Dijual di Indonesia?

detikOto

Seru! 8 Lomba Makanan Ini Selalu Meriahkan Perayaan 17 Agustus

detikFood

Rajin Olahraga Bisa Bantu Bikin Panjang Umur, Ini Penjelasannya

detikHealth

Detik-detik Turis Lolos dari Lantai 5 Hotel Saat Gempa M 7,7 di Labuan Bajo

detikTravel

WhatsApp Pakai AI untuk Deteksi Penipuan, Jamin Pesan Pengguna Tetap Aman

detikInet