Lukman Nur Hakim Akurat.co
| 23 Oktober 2026, 15:30 WIB

Menko Bahlil menyebut progres RDMP Balikpapan mencapai 99%. Sejumlah penyempurnaan teknis masih diperlukan sebelum kesiapan kilang semakin optimal. - Dok. PT Pertamina
AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat fasilitas Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui peninjauan fasilitas kilang pada Kamis (22/10/2026) malam untuk memastikan operasional dan mendukung keandalan pasokan energi.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kunjungan ke RDMP Balikpapan dilakukan untuk memastikan kesiapan kilang sekaligus mengevaluasi ketersediaan stok BBM di wilayah Kalimantan.
Baca Juga: Perombakan Formula HPM Berdmpak Positif, Pengusaha: Dongkrak Harga Acuan Nikel hingga 140 Persen
“Bersama pemerintah daerah dan jajaran Pertamina, kami memantau serta mencari solusi atas sejumlah kendala teknis agar operasional dan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga,” kata Bahlil, Jumat (23/10/2026).
Bahlil menambahkan, secara keseluruhan, progres RDMP sudah mencapai 99%. Masih ada beberapa penyempurnaan teknis yang perlu dituntaskan.
“Insyaallah, kita selesaikan agar kilang ini dapat semakin memperkuat pasokan energi nasional,” lanjutnya.
Sekadar informasi, RDMP dikelola oleh Subholding Downstream. Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman menyampaikan bahwa dukungan dan koordinasi pemerintah berperan penting dalam memperkuat kesiapan RDMP Balikpapan.
Kolaborasi tersebut mendukung penyelesaian penyempurnaan teknis serta kesiapan infrastruktur penunjang agar kilang dapat beroperasi secara optimal.
Baca Juga: Mengenal RFCC Complex, Fasilitas Canggih di RDMP Balikpapan Penghasil BBM Euro 5
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk perkuat RDMP Balikpapan. Dukungan bersama ini menjadi kunci agar kehadiran kilang dapat semakin memperkuat keandalan pasokan BBM bagi masyarakat dan mendukung kemandirian energi nasional,” ujar Taufik.