Khofifah bangga tujuh talenta SMK Jatim ke WSC Shanghai 2026 - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 10.09.2026 - person  - timer ~

Menurut dia, konsistensi menjadi Juara Umum LKS Nasional empat kali berturut-turut menunjukkan pembinaan berjalan, kualitas sekolah semakin kuat, dan talenta-talenta SMK Jatim memang memiliki daya saing untuk tampil di level nasional hingga dunia.

Jawa Timur menjadi daerah penyumbang kandidat terbanyak, yakni tujuh orang atau sepertiga dari keseluruhan kandidat Indonesia.

Mereka adalah Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi dari SMKN 1 Jenangan Ponorogo pada bidang Mechatronics, Edsel Parama Mustapa dari SMKS PGRI 3 Malang pada bidang Software Applications Development, serta Pandu Dewangga Reanata dari SMKN 1 Singosari pada bidang Industrial Control.

Selanjutnya, Muhammad Henry Akmal Muzakki dari SMKS Antartika 2 Sidoarjo pada bidang Robot Systems Integration, Dewangga Pratama Putra dari SMKS Krian 2 Sidoarjo pada bidang Autobody Repair, serta Tegar Eka Fitrianto dari SMKS Muhammadiyah 1 Kepanjen pada bidang Heavy Vehicle Technology.

Dengan demikian tujuh talenta tersebut dipersiapkan berkompetisi pada enam bidang keahlian, dengan dua kandidat pada bidang Mechatronics. Enam diantaranya merupakan alumni SMK Jatim, sedangkan Dewangga masih tercatat sebagai murid kelas XII SMKS Krian 2 Sidoarjo.

Khofifah mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa penguatan pendidikan vokasi tidak boleh berhenti pada kelulusan dan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga harus melahirkan generasi kompeten, produktif, kreatif, adaptif terhadap teknologi, dan berdaya saing global.

Menurutnya, WSC  menjadi salah satu tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana kompetensi pendidikan vokasi selaras dengan perkembangan industri internasional.

Kompetisi tersebut menguji kemampuan, presisi, kecepatan, inovasi, penguasaan teknologi, budaya kerja, disiplin, pemecahan masalah, serta penerapan standar keselamatan dan kualitas kerja internasional.

“Target kita tentu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Indonesia. Namun, saya ingin menitipkan satu hal: jangan hanya membawa pulang medali. Bawalah pulang standar dunia, pengalaman dunia, budaya kerja dunia, dan jejaring dunia untuk kemudian ditularkan kepada adik-adik di SMK Jawa Timur,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim Aries Agung Paewai bangga atas keberhasilan tujuh talenta binaan SMK Jatim yang menembus panggung keterampilan dunia.

"Konsistensi menjadi Juara Umum LKS Nasional empat kali berturut-turut menunjukkan bahwa pembinaan kita berjalan, kualitas sekolah semakin kuat, dan talenta-talenta SMK Jawa Timur memang memiliki daya saing untuk tampil di level nasional hingga dunia,” ujar Aries.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.