Kenapa sering mengantuk saat belajar? Ini penyebab dan solusinya

calendar_today 03.10.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pernahkah Anda baru membaca beberapa paragraf buku pelajaran, tetapi mata langsung terasa berat dan mengantuk hebat? Rasa kantuk saat belajar adalah masalah universal yang sering kali dianggap sebagai bentuk kemalasan.

Tapi jangan dulu menghakimi seseorang malas dengan kondisi itu, karena dari sudut pandang neurosains dan psikologi, reaksi ini merupakan mekanisme biologis tubuh saat menghadapi beban kerja otak yang tinggi.

Baca juga: 10 cara efektif atas kantuk dan lesu di pagi hari agar tetap semangat

Kenapa otak cepat lelah saat belajar?

Proses belajar menuntut kerja keras dari bagian otak bernama korteks prefrontal, yaitu area yang bertanggung jawab atas fokus, pemrosesan informasi, analisis, dan pengambilan keputusan. Mengutip artikel Harvard dan beberapa sumber lain, berikut beberapa alasan medis dan psikologis di balik rasa kantuk saat belajar antara lain:

  1. Konsumsi energi tinggi: Meskipun berat otak hanya sekitar 2 persen dari total berat badan, organ ini mengonsumsi sekitar 20 persen energi harian tubuh. Aktivitas mental yang intens meningkatkan beban metabolisme otak, sehingga sinyal lelah dikirimkan lebih cepat.
  2. Penumpukan adenosin: Ketika otak bekerja keras memproses informasi baru, molekul bernama adenosin menumpuk di otak. Penumpukan senyawa kimia ini bertindak sebagai penanda kelelahan yang memicu dorongan untuk tidur (sleep pressure).
  3. Materi yang monoton: Membaca teks yang pasif tanpa keterlibatan aktif dapat menurunkan kadar dopamin—neurotransmiter yang mengatur motivasi dan kewaspadaan. Akibatnya, otak menganggap aktivitas tersebut tidak merangsang dan memilih untuk "beralih ke mode istirahat".
  4. Kurang tidur kronis & lingkungan: Membaca di atas kasur dengan pencahayaan remang memicu produksi hormon melatonin (hormon tidur), membuat tubuh terbiasa mengasosiasikan posisi tersebut dengan waktu tidur.

Baca juga: Sering mengantuk setelah makan? Ini penyebabnya

Cara efektif mengatasi kantuk saat belajar

Agar sesi belajar tetap produktif tanpa mengantuk, terapkan strategi berbasis ilmiah berikut:

  • Gunakan teknik pomodoro: Bagi waktu belajar menjadi interval fokus (misalnya 25 menit belajar, 5 menit istirahat). Ini mencegah kelelahan mental akibat stimulasi berlebihan.
  • Terapkan active learning: Jangan hanya membaca pasif. Buat ringkasan, gunakan peta konsep (mind map), atau jelaskan kembali materi tersebut dengan bahasa sendiri untuk menjaga tingkat dopamin dan fokus otak.
  • Ubah posisi dan lingkungan: Belajarlah di meja dengan kursi yang tegak dan pencahayaan yang terang. Hindari belajar di atas tempat tidur.
  • Lakukan gerakan fisik singkat: Berdiri, meregangkan badan, atau berjalan sebentar saat jeda istirahat dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak.

​​​​​​​Baca juga: Ahli gizi bagikan cara atasi ngantuk setelah makan siang

Baca juga: Rekomendasi 10 minuman pengganti kopi untuk mengurangi rasa kantuk

Pewarta: Munifa Husna Haryanti
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.