Jakarta -
Mie instan menjadi salah satu makanan praktis dan enak yang dicintai banyak orang. Namun, pernahkah kamu berpikir kenapa mie ini lebih cepat matang? Berikut alasannya!
Di antara banyaknya pilihan makanan, mie instan termasuk salah satu yang digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Olahan mie ini terkenal dengan kepraktisannya. Mie instan menawarkan rasa yang enak dengan berbagai macam varian, harga terjangkau, umur simpan yang panjang, dan waktu persiapan minimal.
Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa mie ini bisa dimasak cepat dan tidak butuh waktu lama seperti mie segar? Tidak sekadar karena sebutan 'instan' tetapi ada alasan di baliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasaran? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari situs Times of India (18/8).
Mie instan biasanya sudah dikukus atau dimasak sebagian terlebih dahulu. Foto: iStock
Proses pertama pembuatan mie instan adalah pengukusan atau steaming. Setelah adonan dibentuk menjadi untaian, mie tersebut dipanaskan dengan uap bersuhu sekitar 95-100 derajat Celcius selama 1-2 menit di pabrik. Menyebabkan adonan ini termasak sebagian dan pati di dalam tepung terigu mengalami gelatnisisasi.
Gelatinisasi pati merupakan proses di mana butiran pati menyerap air dan mengembang setelah dipanaskan. Pada mie instan, produsen sengaja mempercepat sebagian besar proses di pabrik agar konsumen bisa memasaknya lebih cepat.
Sebuah studi yang diterbitkan di Science Direct menemukan bahwa pengukusan mie dengan memasaknya sebagian dapat mengurangi entalpti gelatinisasi pati. Menunjukkan bahwa pati tersebut telah mengalami gelatanisisasi yang substansial. Para peneliti juga mencatat bahwa pengukusan digunakan dalam produksi mie instan untuk melakukan pra-gelatinisasi pati dan mengurangi waktu memasak.
Selain dikukus, mie instan juga biasanya digoreng sebentar dalam suhu panas terlebih dahulu. Foto: iStock/Istimewa
Tak hanya mengalami proses pengukusan, mie instan juga biasanya dikeringkan dengan cara digoreng sebentar dalam minyak panas. Metode ini memiliki peran penting dalam rekayasa pangan. Dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam blok mie yang sudah dikukus dengan merendamnya dalam minyak panas berushu 140-150 derajat celcius selama 60-120 detik.
Selama proses penggorengan, air yang terperangkan di dalam mie dengan cepat berubah menjadi uap dan keluar. Saat uap air keluar, menciptakan jaringan pori-pori dan saluran kecil di seluruh blok mi.
Struktur berpori ini sangat penting karena memberikan banyak jalur bagi air mendidih untuk masuk ke dalam mie, membuat proses memasaknya menjadi lebih cepat.
Proses di pabrik membuat mie instan lebih cepat matang. Foto: Getty Images/leolintang
Ketika mie dimasak dalam air mendidih, ada dua hal terjadi bersamaan yang menyebabkan proses memasaknya menjadi cepat.
Pertama, air panas dengan cepat masuk ke pori-pori kecil dalam mie. Di sisi lain, pati yang sudah mengalami pra-gelatanisasi menyerap air, mengembang, dan melunak. Inilah alasan mie bisa dimasak dnegan hanya beberapa menit. Bantuan panas juga membantu mie terhidrasi kembali dan melunak.
Studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam International Journal of Food Science & Technology dengan judul 'Cooking Qualities of Microwave Oven Cooked Instant Noodles' menemukan bahwa mie instan merupakan produk yang sudah mengalami pra-gelatanisasi sebelum dimasak.
Para peneliti juga mengamati jika memasak mie instan secara konvensional sebenarnya lebih tepat digambarkan sebagai proses rehidrasi pati pra-gelatanisasi tersebut.
Banyak orang menganggap semua jenis mie instan dapat matang dengan cepat. Faktanya tidak seperti itu.
Metode pengeringan dapat memengaruhi seberapa cepat mie menyerap kembali air. Mie instan goreng umumnya lebih cepat matang daripada jenis mie yang biasanya dikeringkan dengan udara karena penggorengan menghasilkan struktur lebih berpori.
Mie yang dikeringkan dengan udara panas cenderung punya struktur lebih padat dan umumnya membutuhkan waktu memsak lebih lama daripada mie instan goreng.
Jadi, jika ingin masak mie selain mie goreng, kamu perlu memasukkannya ketika air benar-benar mendidih. Hal ini diperlukan supaya pati mie bisa matang merata dan tidak menjadi bubur yang lembek.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Ahli Gizi Tak Sarankan Sahur Pakai Mi"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)