Kementan dorong optimalisasi rumah pompa untuk 600 hektare sawah Lamongan - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 11.08.2026 - person  - timer ~

Lamongan (ANTARA) - Kementerian Pertanian mendorong optimalisasi rumah pompa di salah satu lokasi di Kabupaten Lamongan yang diproyeksikan mampu mendukung irigasi sekitar 600 hektare lahan sawah pada musim kemarau.

Sekretaris Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Dani Gartina mengatakan rumah pompa tersebut berada di Kecamatan Sugio dan masih memerlukan dukungan jaringan serta penyambungan listrik resmi agar dapat beroperasi optimal.

"Rumah pompa ini berpotensi melayani sekitar 600 hektare sawah. Agar dapat beroperasi optimal, masih diperlukan dukungan jaringan serta penyambungan listrik resmi," katanya usai meninjau lahan pertanian di Desa Kramat, Lopang, dan Jubel Kidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa

Ia menjelaskan optimalisasi rumah pompa menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan air irigasi selama musim kemarau agar produktivitas pertanian tetap terjaga.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan Mugito mengatakan pemetaan lahan berpotensi kekeringan masih terus dikompilasi sebagai dasar penentuan kebutuhan intervensi di lapangan.

Menurut dia, sebagian lahan telah memperoleh bantuan melalui program pompa dan irigasi perpipaan, sedangkan kebutuhan yang belum tertangani akan segera diusulkan untuk mendapatkan dukungan pemerintah.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa 108 unit pompa air dan 181 unit sarana irigasi perpompaan serta irigasi perpipaan yang diprioritaskan untuk wilayah pertanian tadah hujan dan daerah rawan kekeringan. 

Bantuan tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga ketersediaan air irigasi selama musim kemarau dan mendukung target swasembada pangan nasional.

Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.