Kemendikdasmen-Pemerintah Inggris hadirkan Beasiswa Chevening - ANTARA News Gorontalo

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pemerintah Inggris melalui Program Beasiswa Chevening resmi menjalin kemitraan guna mendukung peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia melalui pendidikan magister di Inggris.

Dalam rilis yang disiarkan di Jakarta pada Selasa, kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kemitraan Beasiswa Chevening–Kemendikdasmen di Kedutaan Besar Inggris, Jakarta.

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikdasmen Suharti mengatakan kemitraan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerjasama strategis Indonesia dan Inggris di bidang pendidikan sekaligus upaya mencetak pemimpin masa depan yang mampu mendorong transformasi pendidikan Indonesia.

Melalui kerja sama yang berlaku hingga tahun ajaran 2029–2030, pihaknya dan Chevening akan mendukung SDM Indonesia untuk menempuh pendidikan magister (S2) di Inggris sebagai penerima Beasiswa Chevening pada program studi yang berkaitan dengan pendidikan.

Ia menilai kemitraan tersebut mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris dalam berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan kepemimpinan masa depan.

Para penerima beasiswa nantinya akan memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta jejaring internasional sebelum kembali ke Indonesia untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah.

Program ini juga, kata dia, diharapkan semakin memperkuat hubungan antar masyarakat yang telah terjalin erat antara Indonesia dan Inggris sekaligus memperdalam kerjasama kedua negara di sektor pendidikan.

"Di Kemendikdasmen, kami berkomitmen mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Salah satu kunci untuk mencapai visi tersebut adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merumuskan kebijakan sekaligus menerapkannya secara nyata di lapangan. Upaya ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak melalui semangat partisipasi semesta," ujar Suharti.

Menurutnya, kerja sama beasiswa dengan mitra internasional menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses terhadap pengetahuan, pengalaman global, serta jejaring internasional bagi insan pendidikan Indonesia.

Suharti menambahkan kemitraan ini memiliki nilai strategis karena para penerima beasiswa diwajibkan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi dan mengabdikan diri sedikitnya selama dua tahun, tambahnya.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste Dominic Jermey menyampaikan Program Chevening tidak sekadar memberikan beasiswa, tetapi juga membangun kepemimpinan melalui peningkatan kompetensi, rasa percaya diri, dan jejaring global.

"Pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya. Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Inggris sebagai Penerima Beasiswa Chevening" ujar Dominic.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi implementasi nyata dari Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris yang diluncurkan pada awal tahun ini dan diharapkan mampu mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara.

Pendaftaran Beasiswa Chevening–Kemendikdasmen untuk tahun ajaran 2027–2028 akan dibuka mulai 4 Agustus hingga 6 Oktober 2026. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan proses pendaftaran dapat diakses melalui www.chevening.org serta akun media sosial @UKinIndonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen-Pemerintah Inggris hadirkan Beasiswa Chevening

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.