Pontianak (ANTARA) - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Indonesia Bela Diri Campuran (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA) Kalimantan Barat 2026 yang baru digelar untuk pertama kali tersebut mendapat antusiasme yang cukup tinggi dengan diikuti 115 peserta dari 13 kabupaten/kota di provinsi itu.
"Kegiatan yang sukses digelar dari pagi hingga malam pada Minggu (13/9), menjadi wadah untuk mencari atlet-atlet berprestasi, sekaligus mendorong industri olahraga dan sport tourism di Kabar, " ujar Ketua Panitia Kejurprov IBCA MMA Kalbar 2026 Yudie Chaniago di Pontianak, Senin.
Menurut dia, MMA merupakan olahraga strategis yang tidak hanya memberikan ruang bagi atlet untuk mengembangkan prestasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari industri olahraga daerah.
Ia mengatakan Kejurprov IBCA MMA Kalbar menjadi salah satu persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026.
"Ini menjadi pintu masuk untuk MMA sebagai cabang olahraga baru dalam Porprov Kalbar 2026. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi persiapan menuju PON Bela Diri di Manado," katanya.
Ia menjelaskan para peserta yang tampil dalam Kejurprov tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atlet MMA Kalbar. Sejumlah atlet merupakan binaan dari berbagai cabang olahraga bela diri yang ada di kabupaten/kota.
Menurutnya, MMA memiliki karakter berbeda karena menggabungkan berbagai teknik dari sejumlah cabang olahraga bela diri sehingga membutuhkan atlet dengan kemampuan dan kesiapan fisik serta teknik yang baik.
Perwakilan KONI Kalbar menyambut baik pelaksanaan Kejurprov IBCA MMA tersebut. Kegiatan itu diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus mendorong berkembangnya industri olahraga di Kalbar.
Sementara itu, salah seorang penonton, Hebin, mengaku terhibur menyaksikan pertandingan MMA tersebut. Menurut dia, pertandingan yang disajikan berlangsung seru dan menarik perhatian masyarakat.
"Kami berharap kejuaraan MMA dapat terus dikembangkan dan pelaksanaannya diperluas hingga ke kabupaten/kota di Kalbar sehingga semakin banyak masyarakat mengenal olahraga tersebut," ucap dia.
Pewarta: Dedi
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.