Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempromosikan dan memasarkan produk lokal unggulan Kepulauan Babel di ajang Indonesia Quarantine Expo (IQExpo) 2026, guna memperluas jangkauan pasar nasional dan internasional.
"Kami berharap keikutsertaan UMKM di IQExpo ini dapat memperluas jaringan bisnis, meningkatkan standar kualitas produk, serta makin siap bersaing di pasar ekspor," kata Kepala Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia mengatakan Balai Karantina Kepulauan Babel berkolaborasi dengan Holding UMKM, PT Cinquer Agro Nusantara dan PT Timah (Persero) Tbk mengikutsertkan pelaku UMKM lada putih, daun ketapang, lidi nipah dan kerupuk getas di ajang IQExpo di Jakarta, guna memperluas jangkauan pasar ke tingkat nasional dan internasional.
"Kami terus mendorong hilirisasi produk lokal agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi di mata pembeli," katanya.
Ia menekankan Karantina tidak hanya fokus pada promosi, tetapi juga memegang peran penting dalam mengawal kualitas dan legalitas produk.
"Kami memastikan seluruh komoditas yang akan diekspor telah memenuhi persyaratan sanitasi dan ketetapan negara tujuan agar proses perdagangan berjalan lancar tanpa hambatan," katanya.
Ia menambahkan dukungan terhadap UMKM Bangka Belitung makin diperkuat dengan kunjungan Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Menteri UMKM, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke booth pameran Karantina Babel. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor bagi kemajuan UMKM daerah.
"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi pertumbuhan ekonomi daerah melalui fasilitasi perdaangan komoditas unggulan, tanpa mengesampingkan fungsi utamanya dalam menjaga dan melindungi sumber daya hayati Indonesia," katanya.
Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.