Jumat, 4 September 2026 20:06 WIB
Kereta api. ANTARA/HO-KAI Divre III Palembang
Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) kembali membuka rekrutmen pegawai tahun 2026 dan mengingatkan masyarakat, khususnya calon pelamar, agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti, di Palembang, Jumat, mengatakan proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya dan tidak menyediakan jalur khusus bagi calon pelamar.
Menurut dia, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan wajib mengikuti tahapan seleksi yang telah ditetapkan perusahaan.
KAI juga mengingatkan masyarakat terhadap akun media sosial palsu yang menggunakan nama, logo, maupun identitas perusahaan untuk menawarkan lowongan kerja.
Selain itu, calon pelamar diminta tidak memberikan uang apabila ada pihak yang mengatasnamakan KAI dan meminta biaya administrasi, seleksi, pemberkasan, transportasi maupun akomodasi.
Modus lain yang perlu diwaspadai ialah tawaran jasa pemesanan hotel, transportasi atau akomodasi tertentu serta pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
"Kalau ada pihak yang meminta uang, mengarahkan untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan, kami minta masyarakat tidak mempercayainya. Jangan memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya," katanya lagi.
Ia menjelaskan rekrutmen KAI 2026 terbuka bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari lulusan SLTA, D3 hingga D4/S1.
Pendaftaran akun rekrutmen mulai dibuka pada 4 September 2026, sedangkan periode pendaftaran dan pemilihan formasi berlangsung pada 7-10 September 2026.
Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara daring melalui situs resmi KAI di karier.kai.id. Masyarakat diminta memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi perusahaan.
Pada rekrutmen tahun ini, KAI membuka sejumlah posisi di bidang operasional, pelayanan, teknik, logistik, kesehatan dan administrasi.
Untuk lulusan SLTA, formasi yang tersedia antara lain kondektur, masinis, serta pemeliharaan sarana dan prasarana.
Sementara lulusan D3 dapat mengikuti seleksi untuk posisi kondektur, operasional yang mencakup masinis dan asisten PPKA, operator KPJR, pemeliharaan sarana dan prasarana, paramedis serta administrasi.
Adapun lulusan D4/S1 dapat mengikuti seleksi untuk posisi administrasi legal, staf logistik dan bangunan, serta petugas Negative Check Sintelis dan Fasilitas.
Proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara hingga kesehatan akhir.
Kelulusan peserta ditentukan berdasarkan hasil setiap tahapan seleksi dan kesesuaian dengan kebutuhan formasi perusahaan.
KAI juga menegaskan tidak menerapkan sistem pengembalian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen.
Masyarakat yang menemukan informasi atau proses rekrutmen mencurigakan dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI 121 atau 021-121, WhatsApp KAI di 0811-2223-3121, serta media sosial KAI 121 @kai121_.
Aida mengimbau calon pelamar mengabaikan pesan berantai, unggahan media sosial maupun tautan rekrutmen dari sumber tidak resmi, terutama apabila disertai permintaan transfer uang atau janji kelulusan.
"Rekrutmen resmi KAI dilakukan melalui kanal resmi, tidak dipungut biaya, dan tidak menggunakan jasa calo. Mari bersama-sama menjaga proses rekrutmen agar tetap bersih, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon pelamar," kata dia.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026