Kediri (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberikan apresiasi kepada warga, Aris Susanto atas kepeduliannya dalam membantu mencegah potensi kecelakaan lalu lintas di JPL 303A Mengkreng, Kediri.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengemukakan tindakan Aris beberapa waktu lalu yang juga viral di media sosial tersebut, menjadi salah satu contoh kepedulian masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang yang mempertemukan jalur kereta api dengan jalan raya.
"Yang dilakukan Aris Susanto merupakan contoh nyata bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama," katanya dalam keterangannya di Kediri, Senin.
Ia menambahkan yang dilakukan Aris Susanto merupakan bentuk kepedulian keselamatan di perlintasan sebidang. Ia telah berkontribusi mencegah kecelakaan terjadi, dengan menghentikan kendaraan yang hendak melintas.
"Kepedulian dan kesigapannya dalam membantu menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng telah berkontribusi mencegah potensi kecelakaan dan menjadi teladan bagi masyarakat maupun insan KAI dalam membangun budaya keselamatan," ujarnya.
Ia menambahkan, Deputy Daop 7 Madiun Alam Prasetyo juga bertemu langsung dengan Aris Susanto. Alam juga mengingatkan seluruh pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengedepankan prinsip keselamatan sebagai prioritas dalam menjalankan setiap tugas.
Pihaknya juga meminta seluruh insan KAI melaksanakan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing guna menjaga keselamatan kerja serta keselamatan operasional perjalanan kereta api.
Sebagai bentuk penghargaan, KAI Daop 7 Madiun memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta kepada Aris Susanto atas tindakan cepat dan kepeduliannya dalam membantu menghentikan kendaraan di JPL 303A Mengkreng.
KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan mematuhi rambu-rambu, sinyal, dan arahan petugas.
Pengguna jalan diingatkan untuk berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberangi perlintasan.
KAI menegaskan palang pintu bukan merupakan alat pengaman utama bagi pengguna jalan, melainkan berfungsi untuk mengamankan perjalanan kereta api. Oleh karena itu, keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kedisiplinan setiap pengguna jalan.
KAI Daop 7 Madiun, kata dia, juga berupaya memperkuat budaya keselamatan sekaligus mendorong kepedulian masyarakat dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan di perlintasan sebidang.
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.