Kamis, 1 Oktober 2026 12:56 WIB
Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat meninjau galeri produk OVOP Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (1/10/2026). ANTARA/HO-Pemkab Donggala
Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal melalui penerapan program One Village One Product (OVOP) dalam meningkatkan daya saing produk unggulan desa di daerah tersebut.
"Ekonomi Kabupaten Donggala harus tumbuh dari desa. Kita punya potensi, tinggal bagaimana kita dorong supaya produk lokal tidak berhenti di produksi, tapi bisa menembus pasar, baik Nasional maupun Internasional," kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni di Banawa, Selasa.
Ia mengemukakan program OVOP sebagai bentuk penguatan ekonomi daerah dari tingkat desa dengan mengoptimalkan komoditas unggulan masing-masing wilayah.
"Jadi program ini salah satu langkah strategis agar pelaku UMKM di setiap desa tidak hanya memproduksi barang, tetapi juga mampu melakukan inovasi dan meningkatkan mutu produk agar memiliki nilai ekonomis tinggi," ucapnya.
Menurut dia, pentingnya meningkatkan pemahaman aparatur desa, kelompok sadar wisata, serta pelaku usaha lokal sehingga fokus pada satu produk unggulan.
"Ke depan para pelaku usaha lokal dapat terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing produknya, termasuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem ekonomi terintegrasi," sebutnya.
Ia menuturkan One Village One Product merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Donggala untuk mengembangkan potensi unggulan di setiap desa menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
"Harapannya ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendorong pengembangannya agar memiliki nilai jual dan peluang pasar yang lebih luas," kata dia.
Diketahui terdapat berbagai produk unggulan di daerah tersebut seperti olahan perikanan, kopi khas Donggala, dan kain tenun tradisional.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026