Kabin Senyap Jadi Daya Tarik Baru Mobil Listrik Premium

calendar_today 06.08.2026 - person  - timer ~

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Tangerang Selatan, VIVA – Persaingan mobil listrik tidak lagi hanya berkutat pada kapasitas baterai, jarak tempuh, dan kecepatan pengisian daya. Kenyamanan kabin, terutama tingkat kesenyapan selama perjalanan, mulai menjadi pertimbangan penting bagi konsumen di segmen premium.

Baca Juga

Karakter motor listrik yang minim suara membuat kendaraan elektrifikasi memiliki kabin lebih tenang dibandingkan mobil bermesin pembakaran. Namun, tidak adanya suara mesin juga membuat bunyi ban, angin, serta getaran dari permukaan jalan menjadi lebih mudah terdengar oleh penumpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut mendorong produsen memberikan perhatian lebih besar pada kualitas peredaman dan kenyamanan interior. Kabin yang senyap kini menjadi bagian dari pengalaman berkendara, bukan sekadar efek samping penggunaan motor listrik.

Baca Juga

Maxus menjadi salah satu merek yang menempatkan ketenangan kabin sebagai bagian dari pendekatan kendaraan listrik premiumnya. Pada GIIAS 2026, perusahaan membawa konsep A Quiet Luxury melalui MPV listrik MIFA 7 dan MIFA 9.

CEO Maxus Indonesia, Jerry Huang, mengatakan kebutuhan konsumen kendaraan listrik terus berkembang. Efisiensi tetap diperhitungkan, tetapi pembeli di kelas premium juga mencari perjalanan yang lebih nyaman dan berkualitas.

Baca Juga

“Di segmen premium kami melihat adanya kebutuhan akan kendaraan yang mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, lebih tenang, dan lebih berkualitas,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Kamis 6 Agustus 2026.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa kemewahan pada mobil listrik tidak selalu harus ditampilkan melalui desain mencolok atau banyaknya aksesori. Ruang yang lapang, minim gangguan suara, serta kualitas perjalanan justru dapat menjadi pembeda yang lebih terasa dalam penggunaan sehari-hari.

Maxus Mifa 7 diarahkan untuk keluarga maupun pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan kabin fleksibel. MPV listrik ini memiliki klaim jarak tempuh hingga 570 kilometer berdasarkan metode NEDC, sehingga dapat digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan antarkota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, i 9 ditempatkan sebagai model utama dengan fokus lebih besar pada kenyamanan penumpang. Mobil tersebut menawarkan kabin luas dan klaim jarak tempuh mencapai 520 kilometer berdasarkan metode pengujian yang sama.

Maxus juga menampilkan i 9 hasil kolaborasi dengan Lombardi Auto Indonesia. Modifikasi tersebut menunjukkan bahwa kabin MPV listrik dapat dipersonalisasi untuk kebutuhan keluarga, perjalanan bisnis, maupun mobilitas eksekutif.

Halaman Selanjutnya

Meski demikian, pengalaman premium tidak hanya ditentukan oleh kondisi kabin saat kendaraan digunakan. Kepastian layanan purnajual, perlindungan baterai, bantuan darurat, dan ketersediaan bengkel turut memengaruhi rasa tenang selama masa kepemilikan.