Kabag FSH UIN Walisongo pimpin forum nasional, Abdul Hakim dorong tata kelola fakultas makin strategis

calendar_today 07.10.2026 - person  - timer ~

Kabag FSH UIN Walisongo pimpin forum nasional, Abdul Hakim dorong tata kelola fakultas makin strategis

Rabu, 7 Oktober 2026 09:40 WIB

Image Print

Drs. Abdul Hakim, M.Ag. (ANTARA/HO-UIN Walisngo Semarang)

Semarang (ANTARA) - Penguatan tata kelola Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) PTKIN memasuki babak baru. Kabag Tata Usaha FSH UIN Walisongo Semarang, Drs. Abdul Hakim, M.Ag., terpilih sebagai Ketua Forum Kabag FSH PTKIN se-Indonesia.

Abdul Hakim dipercaya memimpin forum tersebut dalam pertemuan perdana Kabag FSH PTKIN se-Indonesia yang berlangsung di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin-Rabu (5-7/10/2026). Sementara itu, Kabag FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Suefrizal, S.Ag., M.S.I., dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal.

Pertemuan ini bentuk presidium pioner yang terdiri Kabag FSH UIN Walisongo Semarang, Kabag FSH UIN Bandung, Kabag FSH UIN Samarinda, Kabag FSH UIN Salatiga, serta Kabag FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Terpilihnya Abdul Hakim sekaligus memperkuat posisi FSH UIN Walisongo Semarang dalam jejaring pengelola administrasi FSH PTKIN secara nasional. Sebelumnya, gagasan pembentukan forum ini juga lahir dari inisiatif Abdul Hakim untuk mempertemukan para Kabag FSH dalam satu ruang komunikasi dan kolaborasi.

Forum tidak diarahkan sekadar menjadi wadah silaturahmi. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari pembentukan kepengurusan, penguatan legal formal forum, posisi dan peran Kabag FSH di lingkungan institusi, hingga penyusunan agenda pertemuan berikutnya pada 2027.

Dalam konteks kelembagaan, Kabag Tata Usaha memiliki posisi penting dalam memastikan kebijakan fakultas dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang berjalan efektif. Karena itu, forum ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan posisi strategis pengelola tata usaha dalam mendukung pencapaian visi dan misi fakultas.

Abdul Hakim menekankan bahwa forum tersebut harus menjadi ruang produktif untuk menyatukan pengalaman dan menemukan solusi atas persoalan tata kelola yang dihadapi FSH PTKIN.

“Forum ini harus menjadi ruang komunikasi, koordinasi, dan sinergi. Kita ingin pengalaman masing-masing fakultas tidak berhenti sebagai pengalaman internal, tetapi dapat menjadi pengetahuan bersama yang mendorong peningkatan kualitas tata kelola FSH PTKIN,” demikian pernyataan yang dapat digunakan Abdul Hakim setelah dikonfirmasi.

Ia juga menilai penguatan jejaring antarkabag penting dilakukan karena tantangan tata kelola perguruan tinggi semakin kompleks. Digitalisasi, perubahan kebutuhan layanan akademik, pengelolaan SDM, hingga tuntutan efisiensi membuat birokrasi fakultas perlu bergerak lebih adaptif.

Bagi FSH UIN Walisongo Semarang, kepemimpinan Abdul Hakim dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari kontribusi fakultas dalam membangun ekosistem tata kelola FSH PTKIN. Pengalaman dan praktik baik yang berkembang di lingkungan Walisongo dapat menjadi bahan pertukaran gagasan bersama fakultas lain.

Forum Kabag FSH PTKIN se-Indonesia diharapkan mampu melahirkan komunikasi kelembagaan yang lebih kuat. Dari Yogyakarta, para pengelola tata usaha mulai membangun satu jejaring untuk memastikan administrasi tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi ikut menentukan kualitas dan arah perkembangan fakultas

Pewarta: Teguh/KSM
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.