
Guglielmo Vicario semakin dekat meninggalkan Tottenham Hotspur. Juventus disebut telah mempercepat proses transfer kiper asal Italia tersebut setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Emiliano Martínez dari Aston Villa.
Perkembangan terbaru bahkan menyebut Tottenham dan Juventus sudah mencapai kesepakatan prinsip untuk kepindahan Vicario.
Masa depan Vicario di Tottenham memang terus dikaitkan dengan kepulangan ke Serie A dalam beberapa bulan terakhir. Kiper berusia 29 tahun itu disebut ingin meninggalkan klub Premier League tersebut dan kembali bermain di Italia.
Juventus sebelumnya sudah menunjukkan minat serius. Pada 3 Agustus, muncul laporan bahwa Vicario telah mencapai kesepakatan dengan klub Turin tersebut.
Tiga hari kemudian, muncul kabar lain bahwa Juventus ingin mendatangkannya dengan status pinjaman tanpa kewajiban membeli.
Situasinya kemudian berubah setelah Juventus gagal mendapatkan target utama mereka, Emiliano Martínez.
BERITA TERKAIT:
Aston Villa sebelumnya membuka peluang transfer dengan menurunkan permintaan dari 15 juta euro menjadi 10 juta euro. Namun, kedua klub tetap tidak menemukan kesepakatan.
Kegagalan tersebut membuat perhatian Juventus kembali tertuju kepada Vicario.
Jurnalis Sport Mediaset, Orazio Accomando, memberikan perkembangan terbaru mengenai negosiasi tersebut melalui X.
Menurut Accomando, Juventus mempercepat langkah dalam beberapa jam terakhir untuk menuntaskan transfer Vicario. Tottenham dan klub Serie A itu disebut sudah mencapai kesepakatan prinsip.
Kedua pihak bahkan disebut sudah sangat dekat untuk merampungkan operasi tersebut pada Senin.
Dalam laporan lainnya, Accomando menyebut Vicario akan bergabung dengan Juventus melalui skema pinjaman yang disertai kewajiban pembelian. Ia juga menyatakan operasi transfer tersebut ditargetkan selesai pada Senin.
Ada sedikit perbedaan mengenai detail kesepakatannya.
Jurnalis Corriere dello Sport, Eleonora Trotta, juga melaporkan adanya kesepakatan untuk membawa Vicario ke Juventus. Namun, menurut laporannya, format yang digunakan adalah peminjaman dengan opsi pembelian senilai 15 juta euro.
Jika dikonversikan secara perkiraan ke rupiah, angka tersebut berada di kisaran Rp280 miliar. Nilai ini merujuk pada klausul pembelian yang disebut dalam laporan Trotta.
Dengan adanya laporan sebelumnya bahwa Juventus ingin menghindari kewajiban membeli, detail mengenai klausul tersebut masih menjadi bagian yang perlu diperjelas sampai transfer benar-benar selesai.