Jepang cetak rekor baru: Warga berusia 100 tahun capai 100 ribu

calendar_today 15.09.2026 - person  - timer ~

Jepang cetak rekor baru: Warga berusia 100 tahun capai 100 ribu

Selasa, 15 September 2026 21:05 WIB

Image Print

Jiroemon Kimura menggendong anak dari cicitnya di Kyotango, Jepang barat, dalam foto yang diambil Kyodo di Jepang, 19 April 2012. Menurut keterangan media Jepang, manusia tertua di dunia, Kimura yang berusia 116 tahun, meninggal dunia Rabu (12/6). Kimura yang tinggal di Kyotango dekat Kyoto, Jepang barat, telah dirawat di rumah sakit karena pneumonia sejak bulan lalu. Menurut catatan Guinness World Records, Kimura menjadi manusia tertua di dunia pada 17 Desember 2012 setelah pemegang gelar manusia tertua sebelumnya, yaitu seorang nenek berusia 115 tahun dari Iowa, AS, meninggal dunia. (REUTERS/Kyodo)

​​​​​​​Islamabad (ANTARA) - Jumlah penduduk Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih untuk pertama kalinya menembus 100 ribu orang. Per 1 September 2026, jumlahnya meningkat 7.914 orang dibandingkan setahun sebelumnya, ungkap laporan media setempat, Selasa.

Dengan demikian, total jumlah penduduk berusia 100 tahun atau lebih di negara itu sudah mencapai 107.677 orang, sekaligus mencatat kenaikan selama 56 tahun berturut-turut, lapor Kyodo News mengutip data Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang.

Perempuan mencapai 87,6 persen dari seluruh penduduk Jepang yang berusia 100 tahun atau lebih.

Menurut Kyodo, sebanyak 54.294 orang lainnya diperkirakan genap berusia 100 tahun pada tahun fiskal 2026, meningkat 1.984 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Jepang memiliki rata-rata 87,51 penduduk berusia 100 tahun atau lebih untuk setiap 100 ribu penduduk.

Fuyo Kishimoto, warga Kyoto berusia 114 tahun yang lahir pada 20 Desember 1911, merupakan perempuan tertua di Jepang. Sementara itu, Hikaru Kato, warga Kumamoto berusia 112 tahun yang lahir pada 2 Mei 1914, merupakan pria tertua di negara tersebut.

Jepang hanya memiliki 153 penduduk berusia 100 tahun atau lebih pada 1963, ketika pengumpulan data mulai dilakukan. Jumlah tersebut melampaui 1.000 orang pada 1981, 10 ribu orang pada 1998, dan 50 ribu orang pada 2012.

Angka harapan hidup rata-rata di Jepang pada 2025 mencapai 87,33 tahun untuk perempuan dan 81,35 tahun untuk laki-laki.

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Primayanti

Pewarta : -
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.