Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:46 WIB
VIVA – Timnas Indonesia menghadapi ketidakpastian menjelang FIFA Matchday November 2026. Memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah membuat PSSI menyiapkan opsi alternatif untuk agenda uji coba Skuad Garuda sebagai persiapan menuju Piala Asia 2027.
Baca Juga
Sesuai rencana awal, Timnas Indonesia akan menghadapi Yordania pada 13 November 2026 di Stadion Internasional Amman. Empat hari kemudian, Jay Idzes dan kawan-kawan dijadwalkan melakoni laga tandang lainnya dengan calon lawan Kuwait atau Uni Emirat Arab.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut membuat PSSI mempertimbangkan kemungkinan membatalkan agenda yang telah disepakati dan mencari lawan pengganti di negara lain.
Baca Juga
"FIFA Matchday memang sebenarnya kita sudah punya kesepakatan dengan beberapa negara Timur Tengah untuk menghadapi Piala Asia 2027 di Januari nanti. Tapi memang kondisi Timur Tengah hari ini cukup memperhatinkan," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di kantor Kemenpora, Selasa (13/10/2026).
PSSI Prioritaskan Keamanan Pemain
Baca Juga
Erick menegaskan keselamatan pemain dan staf pelatih menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelanjutan agenda tersebut. PSSI akan kembali berkomunikasi dengan negara-negara yang sebelumnya telah menyepakati pertandingan untuk memastikan kondisi keamanan di lokasi.
"Keamanan untuk para pelatih dan pemain kita prioritas. Jadi 1-2 hari ke depan kita akan menghubungi negara-negara yang tadinya kita sudah bersepakat soal kondisi keamanannya seperti apa," papar Erick.
Dia juga menyebut Australia dan Korea Selatan turut mempertimbangkan situasi tersebut. Jika kondisi tidak memungkinkan, PSSI akan mencari lawan tanding di negara lain, meski waktu persiapan yang tersisa menjadi tantangan tersendiri.
"Kalau mereka sendiri merasa tidak bisa menggaransi dan saya dengar beberapa negara seperti Australia, Korea Selatan yang sudah punya jadwal yang mirip mereka juga sedang mempertimbangkan. Memang 1-2 hari kita tunggu kalau memang ternyata kondisinya tidak kondusif terpaksa kita harus cari lawan tanding lain di negara lain."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Erick mengakui pencarian lawan pengganti tidak mudah karena FIFA Matchday November semakin dekat. Meski demikian, PSSI tidak ingin mengambil risiko terkait keselamatan tim.
"Nah ini cukup kompleks pasti apalagi dengan waktu yang tinggal satu bulan begini. Jadi tidak mudah tapi keamanan saya rasa utama buat pemain kita," pungkasnya.
Halaman Selanjutnya
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Tetap Tandang